Revitalisasi Pasar Cihaurgeulis Timbulkan Polemik

Beberapa roda pedagang di Pasar Cihaurgelis masih ada yang berjualan di atas trotoar Jalan Surapati, Kota Bandung, Kamis (6/12).

Beberapa roda pedagang di Pasar Cihaurgelis masih ada yang berjualan di atas trotoar Jalan Surapati, Kota Bandung, Kamis (6/12).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sejumlah pengunjung menilai, pembangunan Pasar Cihaurgeulis, Jalan Surapati, Kota Bandung belum menjawab solusi pasar bersih dan nyaman untuk bertransaksi. Pasalnya, masih ditemui pedagang yang belum disediakan tempat berjualan, bahkan banyak yang berjualan di atas trotoar.

Salah seorang pengunjung pasar, Mardani mengaku, sering melihat beberapa pedagang yang terpaksa berjualan trotoar Jalan Surapati. Kata dia, pemandangan itu sangat mengganggu khususnya bagi pejalan kaki.

“Selain itu, menjual barang daganganya di atas trotoar sangat mengganggu lalu-lintas kendaran juga,” ujar Mardani di Jalan Surapati, Kota Bandung, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, instansi terkait harusnya bisa menyediakan terlebih dahulu tempat yang pas dan memikirkan dampak lain yang membahayakan jika pedagang terus banyak berjualan diatas trotoar.

“Keadan tersebut juga mungkin saja disengaja oleh beberapa pedagang yang mungkin memiliki maksud, jika berjualan didepan pembeli lebih mudah dan tidak perlu masuk ke dalam pasar yang sedang masa revitalisasi,” paparnya.

Ia menyarankan, perlu juga ada pertemuan beberapa pedagang dengan instansi terkait untuk menata kembali sehingga tidak ditemukan kesalahan-kesalahan yang berakibat pada kenyamanan pengunjung pasar.

Senada, pengunjung lainnya, Alma Asyifa mengatakan, para pedagang yang berjualan di atas trotoar bisa juga membuat pengendara lalu lintas semakin macet. Karena tak jarang banyak pengendara melakukan transaksi jual beli di pinggir jalan raya.

“Penjualnya di trotoar, kita sebagai pembeli kan pasti di badan jalan, itu kadang bikin macet terutama kendaraan roda empat,”ujarnya.

Seharusnya, sebelum direvitisasi memang benar harus ada pemindahan sementara untuk beberapa pedagang dan membuat aturan yang disepakati bersama agar tidak ada pelanggaran-pelanggaran lain.

“Mungkin ini akibat belum adanya aturan yang disepakati bersama antar pedagang dan pihak berwenang, sehingga pedagang juga bebas berjualan,”kata dia.

Menurutnya, solusi terbaik harus dipercepat masalah revitalisasi pasar dan ditegaskan kembali beberapa aturan yang sebelumnya susah disepakati bersama para pedagang.

“Kalau pedagang kan pasti maunya di depan paling dilihat pengunjung, makanya harus ada aturan yang disepakati bersama dan ada sanksi,”pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

rsud

Gegara BPJS RSUD Cibabat Jadi Punya Utang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buntut tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat berhujung utang. Saat ini, untuk memenuhi …
dlh

Hanya 60 Perusahaan yang Nurut

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat melakukan inovasi dengan meluncurkan aplikasi pelaporan dokumen lingkungan berbasis digital. …
eiffel

HUT RI ke 74, Menara Eiffel Van Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulangtahun Republik Indonesia tiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. …
kcic

Eksekusi Proyek KCIC KBB Ricuh

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Eksekusi lahan untuk proyek KCIC oleh ratusan aparat gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP berlangsung ricuh, …
183542_190079_143918_270076_gedung_kpk_baru

Desak Bongkar Dugaan Kartel di Kementan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta membongkar tuntas pengurusan rekomendasi impor produk Holtikura (RIPH) yang telah menjerat anggota …
bidik

Bappeda Cimahi Bidik Pajak Restoran Padang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dianggap berpotensi meningkatkan pendapatan pajak dari sektor restoran, rumah makan padang di Kota Cimahi, akan dikenai pajak …