Terapkan Prinsip Ajeg untuk Cegah Korupsi

Mantan Bupati Kuningan Periode 2003-2013, Aang Hamid Suganda saat berdiskusi dengan warga Kuningan yang merantau di Kota Bandung.

Mantan Bupati Kuningan Periode 2003-2013, Aang Hamid Suganda saat berdiskusi dengan warga Kuningan yang merantau di Kota Bandung.

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap sejumlah kepala daerah di Jawa Barat menimbulkan kemarahan sekaligus keperihatinan masyarakat Jabar. Misalnya saja, sebulan lalu Bupati Cirebon kena OTT KPK dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Pemkab,  sebelumnya Bupati Subang, dan Bandung Barat.


Menanggapi hal tersebut Mantan Bupati Kuningan periode 2003-2013 Aang Hamid Suganda mengaku prihatin sebab kejadian ini mencederai kewibawaan pemimpin. “Saya sedih dan kecewa, publik tentu lebih kecewa lagi melihat kondisi ini,” ungkap Aang saat menghadiri diskusi dengan masyarakat Kuningan yang tinggal di Bandung, di Bandung,Senin (3/12/2018).

Menurut Aang, budaya korupsi di banyak tempat baik yang melibatkan kepala daerah dan wakil rakyat, lebih disebabkan   faktor mental orangnya ketimbang lemahnya sistem.

Menurut dia pemimpin itu seharusnya menarapkan prinsip apik, ajeg dan ngaping. “Masyarakar sangat merindukan sosok pemimpin yang apik dalam berbuat dan bersikap  ajeg dalam menegakan dan menjalankan aturan serta ngaping kepada masyakatnya. Dengan menjalankan prinsip  apik ajeg dan ngaping ini saya yakin mampu mencegah budaya korup,”jelas Aang.

“Kepala daerah dan wakil rakyat punya komitmen dalam memajukan pembangunan daerah. Harus memihak kepada kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta diskusi, Roni Gustaman, mengaku rindu  dengan sosok wakil rakyat yang memihak kepada kepentingan publik. Bahkan ia mengaku rindu dengan sosok yang seperti Aang Hamid.

“Reputasi pak Aang sangat baik dalam memimpin Kabupaten Kuningan, beliau memiliki sejumlah prestasi yang membanggakan. Sosok seperti beliaulah yang kami harapkan, semoga beliau mau dan bersedia menjadi wakil rakyat di senayan, agar potensi yang dimilikinya bisa dimanfaatkan dalam konteks yang lebih luas,” harap Roni.

(azm/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat suntikan vaksin Covid-19 untuk tahap kedua. Vaksinasi dilakukan di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, …

Wow! Kemendikbud Beri Bocoran Soal AN?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan contoh soal Asesmen Nasional (AN) akan dilaksanakan pada September 2021. Adapun, penilaian AN itu …

Dukung UMKM, Integrasikan Layanan Iklan Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan …