KNPI Kota Bandung Dukung Tangani Kasus Perdagangan Anak dan Perempuan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kota Bandung membentuk Lembaga Bantuan Hukum untuk fokus membantu pemerintah dan kepolisian dalam menangani beberapa kasus seperti kasus perdagangan anak dan perempuan.


Hal tersebut dilakukan KNPI Bandung sebagai satu diantara bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan hukum terkait permasalahan human traffiking.

Direktur LBH DPD KNPI kota Bandung, Rizki Drias mengatakan, masuknya bonus demografi dan modernisasi di kota Bandung berdampak pada meningkatnya perdagangan manusia.

“Menurut Kapolres Bandung, dari tahun 2017 hingga 2018 ini kasus perdagangan perempuan besar, mengingat kota Bandung merupakan kota Pariwisata, kota Pendidikan dan juga beberapa faktor diantaranya faktor ekonomi menjadi munculnya perdagangan perempuan dan anak ” ucap Rizki pada kegiatan Sosialisasi dan Monitoring pencegahan tindak pidana perdagangan perempuan dan anak di kota Bandung, jumat (30/11).

Oleh karena itu pihaknya telah membentuk 11 advokat yang telah disetujui oleh Ketua KNPI DPD Kota Bandung Hendra Guntara, dan diantaranya fokus pada tindak pidana perdagangan manusia.

Hal tersebut berlandaskan pada keputusan walikota nomor 463 yang telah ditetapkan sub tugas atau tim gugus tugas dan KNPI kota Bandung masuk dalam tim penegakan advokasi dan pengembangan norma hukum yang fokus pada perlindungan perempuan dan anak, dimana yang menjadi koordinatornya Kapolres Kota Bandung.

“LBH KNPI masuk dalam gugus tugas yang fokus pada perlindungan perempuan dan anak dengan Kapolres, Kajari dan Pengadilan demi tercapainya kota Bandung layak anak,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD KNPI kota Bandung, Hendra Guntara mengapresiasi langkah pemerintah Kota, Kepolisian dan semua pihak yang telah melibatkan KNPI masuk dalam penanganan perdagangan manusia, dan dukungan terhadap terbentuknya LBH KNPI yang konsen dalam melindungi masyarakat.

“Alhamdulillah saya berterimakasih khususnya kepada pemerintah dan kepolisian yang sudah mengikut sertakan LBH kami dalam gugus tugas yang fokus pada perdagangan anak dan perempuan,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.