Gerakan Tanam Jagung Tingkatkan Produktivitas Petani

Kegiatan Gerakan Tanam Jagung pada Kelompok Tani Srimulya, Desa Margaharja, Kec Sukadana, Kab Ciamis yang digagas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat  (21/11).

Kegiatan Gerakan Tanam Jagung pada Kelompok Tani Srimulya, Desa Margaharja, Kec Sukadana, Kab Ciamis yang digagas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (21/11).

POJOKBANDUNG.com, CIAMIS–Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menggelar acara Gerakan Tanam Jagung pada Kelompok Tani Srimulya, Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis (21/11).


Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar Ir Hendy Jatnika mengatakan, kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan motivasi para petani dan seluruh pemangku kepentingan bidang pertanian untuk senantiasa meningkatkan pembangunan pada sektor pertanian di Jabar, khususnya pada komoditas jagung.
Berdasarkan angka ramalan I BPS2018, produksi jagung di Jabar sebesar 1.550.966 ton GKG dari luas panen seluas 203.268 hektare dan provitas sebesar 76,30 KU/Hektare pipilan kering. Produksi jagung tersebut memberikan kontribusi sebesar 5,16 % terhadap nasional (Produksi Nasional 30.043.218 ton pipilan kering). Produktivitas jagung di Jabar berdasarkan angka ramalan I 2018 menduduki peringkat ke-I secara nasional yaitu sebesar 76,30 kuintal/Hektare dengan rata-rata nasional produktivitas jagung baru mencapai 52,36 kuintal/hektare biji kering.

“Capaian kinerja tahun 2018 ini merupakan kerja keras yang telah kita lakukan dalam upaya mendukung peningkatan produksi dan produktivitas komoditas tanaman pangan. Mudah-mudahan segala upaya yang telah kita lakukan menjadikan nilai ibadah bagi kita semua,” ujar Hendy.

Dalam menyongsong musim tanam 2018/2019, lanjut Hendy, perlu upaya-upaya percepatan tanam, salah satunya melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di semua wilayah yang sudah memungkinkan dilakukan tanam.

“Nah, pada kesempatan kali ini, kami melaksanakan Gerakan Tanam Jagung tingkat Jabar pada Kelompok Tani Srimulya, Desa Margaharja, Kec Sukadana, Kab Ciamis sebagai salah satu wujud upaya mendorong peningkatan produksi jagung dalam rangka menuju petani Jabar Juara,” tambah Hendy.

Untuk mewujudkan tercapainya swasembada pangan, menurut Hendy, bukanlah hal mudah, perlu kerja keras dan sinergitas seluruh jajaran mulai tingkat pusat sampai tingkat lapangan.

“Khususnya kepada petugas lapang yakni penyuluh, POPT, PBT dan KCD saya berpesan agar senatiasa melakukan pengawalan yang sungguh-sungguh sesuai tugas masing-nasing karena petugas lapang merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan, khususnya pembangunan pertanian,” papar Hendy.

Kabupaten Ciamis merupakan salah satu sentra produksi kabupaten penghasil jagung di Jabar. Berdasarkan angka sementara tahun 2018 produksi jagung Kab Ciamis sebesar 43.597 ton pipilan kering atau 3,5 % kontribusi sebagai produksi jagung di Jabar. Ini bukti sinergitas yang sangat kuat seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan sektor pertanian di Kab Ciamis.

“Kab. Ciamis juga sebagai kabupaten percontohan kegiatan DMB jagung hibrida yang berlokasi di Kelompok Tani Srimulya, Desa Margaharja Kec Sukadana, kita tahu bahwa selain ini kita belum memiliki penangkar benih jagung hibrida sehingga pengadaan benih jagung hibrida selalu kita datangkan dari luar Jabar. Mudah-mudahan dengan adanya Desa Mandiri Benih (DMB) jagung hibrida ini dapat mendorong peningkatan produksi jagung khususnya di Kab Ciamis, umumnya di Jabar,” harap Hendy. (*/ymi)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …