Kerjasama dengan Media Massa Berlandaskan Kepercayaan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG  – Bank Jabar Banten (bjb) menyatakan tidak menjalin kemitraan dan kerjasama dengan media bernama www.inijabar.com (PT. Ini Nendi Kurniamedia).

Situs tersebut beberapa hari lalu menayangkan berita terkait Wagub Jabar Uu Ruznanul Ulum yang sakit dengan menyebut sakitnya Wagub karena ditetapkan sebagai tersangka kasus Dana Hibah Tasikmalaya 2017.

Kenyataannya Uu tidak menjadi tersangka dan murni sakit dan harus dioperasi karena keluhan di perutnya.

M. As’adi Budiman, Corporate Secretary bank bjb mengatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai ikatan kerjasama apapun dengan portal tersebut.

“Adapun hal-hal yang muncul atau tayang di portal tersebut apabila mencatut nama bank bjb adalah tanpa persetujuan dan izin dari bank bjb,” ujarnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/11/2018).

Ia menyatakan hal ini merupakan sikap yang ditunjukan untuk meredakan suasana di tengah spekulasi bahwa bjb ikut berperan dalam pemberitaan tersebut.

Di sisi lain, ia tidak menampik bahwa kinerja bank bjb saat ini tidak lepas dari peran dan dukungan berbagai pihak termasuk media massa, baik itu media cetak, media online, televisi, radio dan lainnya.

Dukungan itu secara signifikan telah meningkatkan brand image serta membangun kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pers memiliki peranan penting sebagai mitra perusahaan termasuk juga dalam membantu menyukseskan pembangunan,” terangnya.

Hubungan antara perusahaan dengan media tentu harus dijaga dengan landasan kepercayaan. Apalagi saat ini bank bjb merupakan salah satu perbankan terbesar di Indonesia yang memiliki jaringan kantor yang tersebar di 14 Provinsi di Indonesia.

“Bank bjb sangat mengapresiasi peranan Pers dalam mempublikasikan dan mempromosikan bank bjb, oleh karenanya Adi berharap hubungan baik ini berjalan dengan landasan kepercayaan,” pungkasnya.

(azs)

loading...

Feeds

uji coba

Uji Coba Trayek Tetap Akan Dilakukan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Rencana uji coba trayek Angkutan Kota (Kota) Umum baru, belum mendapat persetujuan dari pihak ojek pangkalan. Sebab, …