SMKN 4 Bandung Pamerkan Enam Startup

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – SMKN 4 Bandung meluncurkan produk startup karya para siswanya. Startup ini nantinya dapat digunakan dalam dunia pendidikan maupun industri lainnya, bermodalkan kemampuannya merakit teknologi akhirnya para siswa terpilih mengikuti sejumlah proses untuk kemudian berhasil menciptakan sejumlah produk mulai dari platform digital sampai dengan alat.

Pada acara peluncuran ‘Demoday Set Up Your Startup Technopark SMKN 4 Bandung’ para siswa mempersentasikan produknya di hadapan tamu undangan seperti pelaku usaha digital dan akademisi.

Program technopark sendiri adalah salah satu revitalisasi SMK yang di instruksikan Presiden Jokowi, dengan tujuan meningkatkan daya saing lulusan dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship siswa SMK.

Sebanyak enam startup di luncurkan pada acara yang digelar di SMKN 4 Bandung Jalan Kliningan. Mereka adalah Rumah BIPA, My Smartschool, Paycash, CASDA, E-Rom, dan Portable Scoring Board. Mulanya sebanyak 25 produk didaftarkan saat pihak sekolah mempromosikan program technopark, siswa-siswa tersebut memiliki minat yang tinggi pada bidang teknologi. Setelah dilakukan proses seleksi akhirnya terpilih enam produk yang lolos untuk kemudian dibina langsung oleh tim technopark asal Telkom University.

Selama enam bulan, setiap tim di bimbing agar bisa membuat produk yang bisa menjawa kebutuhan pasar saat ini.

“Kegiatan yang dilaksanakan seperti sharing session kepada semua siswa, rekruitmen dan seleksi bagi mereka yang mempunyai minat bakat mengembangkan dirinya dalam rangka ekspresi diri terhadap startup, pembinaan kepada para startup, bentuk workshop, dan pembinaan di kelas,” jelas Ketua Technopark SMKN 4 Bandung, Agus Muslihin, Sabtu (17/11/2018).

Para siswa bukan hanya dibekali materi mengenai teknologi saja tapi ada juga ilmu lain yang diberikan yakni bisnis model kampas, management pemasaran, internet marketing, manajemen keuangan, dan hukum bisnis. “Pada dasarnya startup ini berbasis teknologi, karena barang yang dipromosikan mungkin bukan teknologi tetapi dipasarkan secara teknologi,” sambungnya.

Startup yang dibuat oleh siswa dari seluruh jurusan ini salah satunya berguna untuk membantu para guru saat melakukan absensi kelas, selain itu ada juga yang membuat untuk mengatur keuangan. Agus memaparkan para siswa antusias dengan program ini, kedepannya ia mengharapkan bukan hanya dari lingkungan SMKN 4 saja yang bisa berpartisipasi tetapi dari sekolah-sekolah lain.

“Berharap startup bisa dikenal ke masyarakat dalam rangka sosialisasi. Sehingga kedepannya dapat mengembangkan minat dan bakat siswa, juga memperkenalkan ke tempat lain dalam hal ini agar lulusan smk tidak hanya mengandalkan sebagai pekerja tetapi wirausaha,” pungkasnya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds

SOR

Dispora: Nilai Kerugian Belum Dihitung

pojoksatu.com,BANDUNG – Atap Stadion Sepakbola di Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung mengalami kerusakan di bagian tribun timur. Atap …
sungai

Sungai di Subang Mulai Alami Kerusakan

pojoksatu.com,SUBANG – Dampak kerusakan alam yang diakibatkan penambangan pasir dan limbah industri mulai terasa. Sejumlah pihak mulai mengkhawatirkan dampak buruu …
kampung

Kampung Jabong Bau Kotoran Sapi

pojoksatu.com,SUBANG – Warga di Desa Curugrendeng  Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang mengeluhkan bau tak sedap yang menyengat dari keberadaan peternakan sapi …