Ternyata Kata-kata Ini Pemicu Haris Bunuh Satu Keluarga Secara Sadis

Kata-kata Diperum penyebab Haris bunuh satu keluarga

Kata-kata Diperum penyebab Haris bunuh satu keluarga

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Prarekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11). Dalam prarekonstruksi, terlihat beberapa adegan yang memicu tersangka HS membunuh satu keluarga tersebut.


Seperti yang dikatakan oleh Kanit I Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino, kejadian dipicu pada adegan ketiga. Saat itu korban dengan tersangka tengah mengobrol. Namun ada kata-kata korban yang membuat tersangka sakit hati.

“Pada saat ngobrol, terdapat kata-kata yang tidak menyenangkan dari korban Diperum Nainggolan,” kata Malvino pada wartawan, Senin (19/11).

Polda Metro Jaya gelar prarekonstruksi pembunuhan sadis satu keluarga.

Dari percakapan itu, diketahui bahwa Dauglas, yang merupakan kakak Diperum, tidak menyukai jika tersangka HS menginap di rumah korban. Perdebatan pun dimulai saat korban menanyakan Haris akan menginap atau tidak.

Hingga sampai ke adegan keenam yang diperagakan tersangka HS, ternyata itu menjadi awal mula terjadinya tragedi pembunuhan sadis yang dilakukan HS secara sadar dan amarah yang meluap.

“Diperum berkata pada HS dengan menggunakan bahasa Batak, yang artinya ‘Kamu tidur di belakang saja, kayak sampah kamu’,” tutur Malvino.

Akibat perkataan tersebut membuat Haris menjadi kesal, dan dengan emosi yang meledak-ledak pelaku akhirnya berniat mengabisi satu keluarga tersebut.

Saat kedua korban Diperum Nainggolan dan Maya Ambarita sedang tertidur, HS memulai aksinya dengan memukul kepala korban hingga tidak sadarkan diri. Tersangka menikam menggunakan ujung linggis yang tajam ke leher kedua korban sebanyak 3 kali hingga tewas bersimbah darah.

Tidak berhenti sampai di situ, Haris juga menghabisi nyawa kedua anak korban dengan mencekik leher Sarah Nainggolan, 9; Arya Nainggolan, 7, hingga mengembuskan naas terakhirnya.

Dalam prarekonstruksi hanya diperagakan sebagian adegan. Total ada 35 adegan yang diperagakan dari total 57 adegan secara keseluruhan. Rencananya rekonstruksi akan digelar pada Rabu (21/11) mendatang.

(ce1/dik)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …