Kisah Warga Pasirluyu Kota Bandung, Jadi ‘Duren’ Gegara Gayung

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SAKRAL, Istilah itu hambar jika tak penuhi persyaratannya. Nikah muda, cerai muda dan status duda keren ‘duren’pun disandangnya.


Lorong gang pemukiman RT 04/ RW 05, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung saat itu tampak ramai. Banyak aktivitas yang dilakukan kaum ibu-ibu dan bapak-bapak. Pun demikian dengan anak-anak tengah asyik bermain.

Selepas  Ashar  15.30 WIB, di pekan pertama Oktober (4/11/2018), Radar Bandung (Pojok Bandung Group) berkesempatan menemui remaja yang melakukan pernikahan dibawah umur, GM (24).

Di rumah berlantai dua yang jaraknya tak jauh dari mulut gang, GM menuturkan peliknya perjalanan kisah asmara yang ia jalani bersama sang istri, TL (21).

Baik GM ataupun TL sebelumnya hanya sebatas teman bermain. Interaksi diantara keduanya bisa dibilang intens dalam berkomunikasi. Mulai dari telpon-telponan, sekadar bercanda hingga saling curhat. Bahkan GM sesekali menggoda TL dengan jurus rayuan maut. Pun sebaliknya, TL menggoda dengan kata-kata yang merangsang kelaki-lakian GM.

Sesekali keduanya sering kopi darat. Lambat laun, benih-benih rasa itu timbul pada dua insan tersebut. Setiap kali bertemu, GM kerap menggoda dengan berbagai cara untuk menarik simpati TL. Sebaliknya, TL juga merespon dengan penuh asa.

Pada 2009 GM menyatakan perasaannya kepada TL. Gadis  yang masih bau kencur itu menerima GM yang dianggapnya sebagai lelaki idaman.

GM dan TL mulai merajut kisah asmara ‘Cinta Monyet’.  Ya’, GM saat itu masih duduk di bangku SMA kelas I , sedangkan TL masih kelas II SMP. Hari demi hari kisah percintaan keduanya bersaput buih-buih birahi. Di mata GM, tambatan hatinya begitu menawan. Berparas cantik, berkulit putih mulus dan berambut panjang membuat GM semakin berhasrat untuk melakukan hal lebih terhadap TL.

Akibat seringnya bertatap muka, GM makin tergoda. Kelaki-lakiannya semakin tertantang.  GM mengakui, ia ingin melangkah lebih jauh dari sekedar pasangan kekasih. Namun, GM berucap pada TL dengan hal yang tak wajar.

“Saat itu saya bilang ke TL, kalau kamu masih perawan saya akan nikahi. Tapi, jika tidak saya akan mikir lagi,” ucap lelaki berkulit sawo matang itu.

Setali tiga uang, rayuan GM itu langsung menggetarkan hati TL. Mereka berduapun makin dimabuk asmara dan langsung bersebadan. Setelah melakukan hubungan suami istri, GM mengakui ternyata kekasihnya masih perawan ting-ting.

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …