3 Modal Promosi Wisata Indonesia ke Luar Negeri

Kawah Putih, salah satu objek wisata di Ciwidey.

Kawah Putih, salah satu objek wisata di Ciwidey.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia memiliki tiga keunggulan wisata yang langka dibandingkan negara lainnya yakni petualangan, mistikal dan kultural. Ini menjadi modal penting untuk mempromosikan wisata Indonesia ke luar negeri.

Salah seorang travel blogger ternama asal Tanah Air, Kadek Arini, mengatakan, dirinya sudah beberapa kali mengunjungi wisata di luar negeri. Namun, menurutnya ketiga hal tersebut tidak ditemukannya di negara lain itu.

“Ketiga keunggulan itu sulit ditemukan, sehingga kesan perjalanan yang dirasakan wisatawan kurang berasa,” katanya. Dia justru mengapresiasi petualangannya di obyek wisata dalam negeri.

“Petualangan paling maksimal ketika saya ke Sungai Sekonyong di komplek Tanjung Puting di Kalimantan. Ini tempat populasi orangutan orisinal di dunia,” katanya.

Menurut dia, petualangan lain adalah saat ke Pulau Komodo. Di situ, seluruh aktivitas dilakukan di kapal selama beberapa hari seraya menunggu kesempatan melihat langsung komodo sebagai reptil langka dunia.

Sementara unsur mistikal yang dimaksudnya karena banyak obyek wisata yang pemandangannya melampaui kata sangat indah. “Contohnya ke Bromo, wisatawan bisa dapatkan pemandangan mistikal tanpa susah payah. Bromo itu (gunung berapi) masih aktif tapi kita bisa ke sana cukup pakai jeep. Demikian pula ke Kawah Ijen di Banyuwangi, atau Nusa Penida di Bali yang sangat mirip obyek global wisata di Yunani,” katanya.

Dari sisi kultural, pemilik www.kadekarini.com ini menyebut masih tingginya pelaksanaan adat istiadat dalam keseharian. Sebagai contoh, upacara kikir gigi di Bali masih terus diterapkan meski ilmu medis semakin maju.

“Saya mengajak kita semua terus promosikan wisata Indonesia ke dunia. Jadilah hero bagi negeri Anda, tak pernah ada kata terlambat untuk jadi hero,” pungkasnya.

Alexander Thian, travel fotografer blogger ternama Indonesia menambahkan, foto bagus perjalanan wisata sangat bisa menggunakan ponsel cerdas. “Travel photografer atau street photo itu intinya bercerita lewat foto. Kita berusaha menangkap emosi manusia sehingga fotonya berkarakter,” katanya.

Managing Director Indigo Creative Nation (ICN) Ery Punta mengatakan, pihaknya mengajak para peminat wisata Indonesia, baik dalam bentuk foto, tulisan, dan video, untuk menjadi pahlawan berikutnya.

“ICN dan kitaINA mengajak travel blogger, vlogger, dan street photographer menjadi ‘hero’ dan mengubah persepsi dunia terhadap Indonesia. Mari ubah citra Indonesia yang masih negatif, sehingga semua orang, di dalam dan luar negeri, ramai berwisata di tanah air,” pungkasnya. (agp)

loading...

Feeds

Ini Varian Kosmetik Baru Marcks’ dan Venus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilihan produk kosmetik sebaiknya mempertimbangkan segi kecantikan dan kesehatan. Inilah yang mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk …