Waspada… Titik Rawan Pohon Tumbang Ada Tiap Kecamatan

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung tidak mengetahui persis jumlah pohon rapuh di Kota Bandung.

“Kita memang belum punya data persis mengenai jumlah pohon yang kondisinya buruk,” ujar Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon (DPKP3) Kota Bandung, Roslina kepada wartawan Kamis (15/11).

Roslina mengatakan, berdasarkan data 2016 jumlah pohon di Kota Bandung 1.980.000 batang, namun yang sudah teridentifikasi sebanyak 40.534.

“Lewat identifikasi ini, kita jadi tahu, jenis-jenis pohonnya,” tambah Roslina.

Namun, Roslina mengakui pihaknya tidak tahu persis kondisi pohon tersebut. Karena identifikasi hanya dari luar saja. Sementara pohon yang terlihat bagus dari luar belum tentu sehat di dalamnya.

“Bisa saja akarnyanya tertutup semen, sehingga menghambat pertumbuhan bahkan merusak batang,” terangnya.

Karenanya, selama musim penghujan ini, pihaknya secara rutin melakukan perawatan terhadap pohon-pohon yang dianggap berpotensi roboh, atau patah dahan.

“Pemeliharaan kami lakukan secara merata di seluruh wilayah. Karena titik-titik rawan pohon tumbang juga rata, selalu ada di tiap kecamatan,” paparnya.

Pemeliharaan dilakukan, berdasarkan laporan masyarakat dan pantauan petugas. Untuk masyarakat yang ingin melapor, bisa datang langsung ke kantor DPKP3, lapor ke petugas pemadam kebakaran atau lewat telepon ke 083821156597.‎

“Kami memangkas pohon yang sudah terlalu rimbun, yang berpotensi r‎oboh, atau yang menghalangi jalan,” tambahnya.

Selama tahun 2018, hingga September lalu, sudah ada 342 titik yang pemeliharaan, dari 321 laporan yang diterima dari masyarakat.

“Yang paling baik adalah dengan melapor dulu ke aparat kewilayahan, lalu layangkan surat ke kami, sehingga dalam penindakannya bisa diselaraskan dengan titik-tiitk lain yang akan ditindak,” katanya.

Ke depan, Roslina berupaya melakukan kerjasama dengan balai kehutanan,Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk bisa meminjam alat sonic tomograf, untuk bisa mengetahui kondisi pohon dari suaranya.

“Jika tidak memungkinkan membeli sendiri alat ini, kami akan mengupayakan agar bisa bekerjasama dengan balai kehutanan,” terangnya. (mur)

loading...

Feeds

bandung

Aset Koperasi Capai Rp13 Triliun

POJOKBANDUNG.ID, BANDUNG – Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan aset koprasi di Kota Bandung mencapai Rp13 triliun. Besaran nilai tersebut …

XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat

XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks telah berhasil menyelesaikanproyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut(SKKL) Australia-Indonesia-Singapura. Proyekpembangunan yang dimulai sejak Desember 2017 tersebut telah selesai pada kuartal ketiga 2018 dan langsung dimanfaatkan awal Oktober 2018. 

SOYJOY Ajak Ahli Gizi Update Keilmuan

Amerta Indah Otsuka adalah perusahaan yang berkomitmen sejak dulu untuk memproduksi produk-produk sehat yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak.