Ini Bukti Kuat HS Sebagai Pembantai Satu Keluarga di Bekasi

Satu keluarga tewas dalam pembunuhan akan dimakamkan dalam satu liang lahat (Istimewa)

Satu keluarga tewas dalam pembunuhan akan dimakamkan dalam satu liang lahat (Istimewa)

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, semakin terang. Pasalnya, polisi sudah meringkus seorang terduga pelaku berinisial HS di sebuah saung di kaki Gunung Guntur, Kawasan Garut.


Berbagai keterangan saksi dan barang bukti yang menguatkan bahwa HS terlibat pembunuhan keluarga Gaban Nainggolan pun sudah berhasil dikumpulkan. Termasuk, kunci mobil Nissan X-Trail milik korban yang berhasil disita polisi dari dalam tas pelaku saat hendak kabur ke Gunung Guntur.

Jejak pelarian pelaku terendus saat polisi mengetahui mobil milik korban berada di sebuah rumah kos di Kampung Rawalintah, Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Bekasi.

Dari situ, polisi mudah melacak keberadaan HS yang kabur menuju Garut, Rabu (15/11) malam. Polisi pun menemukan barang bukti berupa celana hitam dengan banyak bercak darah yang tersimpan di kamar kontrakan HS.

Keterlibatan HS melakukan pembunuhan kepada keluarga Gaban Nainggolan pun semakin menguat. Saat penggeledahan mobil milik korban yang dibawa oleh HS di rumah kontrakannya, terdapat barang bukti berupa dua HP milik korban.

Dua HP tersebut terdapat bercak darah yang dibawa pelaku usai menghabisi empat nyawa sekaligus di dalam rumah.

“HP milik korban yang terdapat bercak darah itu diamankan, diambil sampelnya untuk diuji oleh tim labfor untuk penyidikan. Selain HP, ada bercak darah juga di pedal mobil dan seat belt. Bercak darah kita ambil untuk dicocokkan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis (15/11).

Menurut dia, pengungkapan kasus pembunuhan satu keluarga yang menewaskan empat orang di Bekasi itu dilakukan dengan metode scientific crime.Artinya, polisi masih melengkapi bukti-bukti kuat seperti bercak darah yang ditemukan tim labfor saat olah TKP.

“HS sudah diamankan oleh tim gabungan kepolisian. Kita tunggu hasil pengungkapan kasus melalui scientific crime. Apakah darah yang ditemukan identik atau tidak,” kata Argo.

(ce1/wiw)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …