Duhh….Sampah Kota Bandung Meningkat Hingga 1.700 Ton per Hari

Gunung sampah

Gunung sampah

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— Produksi sampah di Kota Bandung meningkat, dari yang sebelumnya hanya 1.500 ton per hari, kini meningkat hingga 1.700 ton per hari.
“Kenaikan ini, lantaran penduduk Kota Bandung juga bertambah,” ujar Direktur Umum PD Kebersihan Kota Bandung, Gungun Saptari Hidayat, kepada wartawan, Kamis (15/11).
Karenanya, lanjut Gungun, kini Pemkot Bandung menggunakan berbagai cara untuk menyosialisasikan gerakan Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kangpisman).

“Selain kita menjangkau dengan langsung melalui sosialisasi lewat kewilayahan, kita akan membuat sosial media khusus,” tambah Gungun.

Sosial media yang disiapkan antara lain instagram, Facebook, Twitter dan website yang kini tengah dalam penyempurnaan.
Selain itu, PD Kebersihan akan membuat whatsapp center, yang rencananya segera dilaunching.

“Lewat akun sosial media ini, masyarakat bisa mengetahui berbagai hal mengenai persampahan, termasuk data bank sampah di Kota Bandung. Juga jika ada kuis atau sayembara yang kami selenggarakan,” terangnya.

Sebenarnya, lanjut Gungun, Kota Bandung sudah lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, jika dilihat dari segi persampahan.

“Namun, karena jumlah penduduknya bertambah ya otomasis produksi sampah juga bertambah,” terangnya.

Ke depan, Gungun berharap bisa memberi honor para petugas sampah. Sehingga mereka tidak hanya mengangkut sampah, tapi juga memilah.

“Tapi kan itu semua terbentur anggaran. Jadi kita belum bisa memastikan apa bisa atau tidak direalisasikan,” ujarnya.

Menurut Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dedy Dharmawan, dari produksi sampah di Kota Bandung yang banyak dihasilkan, yang paling banyak adalah sampah anorganik.

“Sampah anorganik didapat dari sisa makanan yang tidak habis ketika makan, lalu dibuang,” terangnya.

Sebab itu, pihaknya tengah menyosialisasikan terutama di rumah makan, untuk mengambil makanan secukupnya dan menghabiskan makanan yang sudah diambil.

“Dengan begitu kita bisa mengurangi sampah rumah tangga,” tambahnya.

Dedy menegaskan, jika sosialisasi lewat sosial media tidak bisa menyentuh masyarakat, maka pihaknya tidak keberatan untuk menjangkau RT dan RW agar bisa memberikan pengarahan kepada masyarakat. (mur)

loading...

Feeds

Ini Varian Kosmetik Baru Marcks’ dan Venus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilihan produk kosmetik sebaiknya mempertimbangkan segi kecantikan dan kesehatan. Inilah yang mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk …