Distribusi ‘Cadangan Pangan Pemerintah Daerah’ Tepat Sasaran

PENYERAHAN: Penyerahan bantuan CPPD kepada korban bencana banjir bandang di Posko Kelurahan Cicaheum. Adapun wilayah yang terdampak bencana meliputi Kecamatan Mandalajati, Kiaracondong, Cibeunyingkidul dan Cibeunyingkaler. ( foto :  MURWANI ROKHAYATI/ RADAR BANDUNG )

PENYERAHAN: Penyerahan bantuan CPPD kepada korban bencana banjir bandang di Posko Kelurahan Cicaheum. Adapun wilayah yang terdampak bencana meliputi Kecamatan Mandalajati, Kiaracondong, Cibeunyingkidul dan Cibeunyingkaler. ( foto : MURWANI ROKHAYATI/ RADAR BANDUNG )

Dinas Pangan dan Pertanian



POJOKBANDUNG.com, BANDUNG
– Ketahanan Pangan merupakan salah satu urusan Pemerintah yang  diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Untuk mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan, Pemerintah menetapkan Cadangan Pangan yang dikelola oleh pemerintah daerah,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Elly Wasliah.

‎Elly menambahkan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 65/Permentan/OT.140/12/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahanan Pangan, Pemerintah Kabupaten/Kota berkewajiban menyediakan cadangan pangan paling kurang 60% dari cadangan pangan yang seharusnya sebesar 100 ton beras pada tahun 2015.

“Selaras dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Bandung menerbitkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1423 Tahun 2016 yang ditindaklanjuti dengan Petunjuk Teknis tentang Pengadaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kota Bandung,” paparnya.

Sebagai implementasi kebijakan tersebut, lanjut Elly, dalam rangka penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Kota Bandung melaksanakan pengadaan beras sebagai cadangan pangan daerah.

“Anggaran pengadaan cadangan pangan ini, dari ‎ APBD melalui Kegiatan Pengembangan Cadangan Pangan Daerah pada Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang,” papar Elly.

Menurut Elly, ‎Pengadaan dan Penyaluran CPPD Kota Bandung dilaksanakan melalui kerjasama dengan Perum Bulog Sub Divisi Regional Bandung.

“Sejak tahun 2017,  kualitas beras untuk pengadaan CPPD Kota Bandung mengalami perbaikan menjadi beras premium dengan harga Rp 12.000,- per kilogram dari sebelumnya berupa beras jenis medium,” terangnya.

Jumlah pengadaan beras CPPD Kota Bandung dari tahun 2015 – 2018 sebanyak 133.942 kilogram, dan telah tersalurkan sebanyak 83.047 kilogram, sehingga sisa stock per  tanggal 13 November 2018 sebanyak 50.895 kilogram.

“Penyaluran CPPD  Kota Bandung diperuntukan bagi masyarakat  yang terkena gejala kerawanan  pangan akibat dampak bencana,  gejolak harga pangan,  menghadapi keadaan darurat, dan dalam bentuk pemberian bantuan dalam rangka mendukung  Program Pemerintah  Daerah  bagi masyarakat kurang mampu,” paparnya.

Seperti diketahui, bencana alam yang paling sering dialami oleh masyarakat di wilayah Kota Bandung adalah kebakaran, banjir, serta longsor dan angin putting beliung.

“Pada saat itulah, CPPD Kota Bandung digelontorkan untuk masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya.

(adv)

Loading...

loading...

Feeds

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …