Pria Ini Tenggelam di dalam Rumah Saat Selamatkan Sepatu Anak

JEBOL : Ahmad Isak (kanan), menjadi korban banjir bandang di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Senin (12/11). Dinding rumah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. ( Foto :  WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG )

JEBOL : Ahmad Isak (kanan), menjadi korban banjir bandang di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Senin (12/11). Dinding rumah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. ( Foto : WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ahmad Isak Subagja namanya, pria berusia 32 tahun itu tak percaya akan mengalami kerusakan rumah, akibat banjir yang melanda Kota Cimahi Minggu (11/11/2018) lalu. Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itu harus dirasakannya setelah ia mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan dinding dapurnya yang jebol.

Saat ditemui dirumahnya, dia menceritakan betapa dahsyatnya air yang menghantam wilayah Kelurahan Cigugur Tengah, Rt04/066. Ketika itu hujan turun sejak pukul 12.00 WIB. Namun, semakin sore hujan turun semakin deras.

“Saya sama keluarga, termasuk istri saya tidak kemana-mana. Ada di rumah, karena memang dari pagi hujan, jadi malas keluar rumah,” ujar Ahmad saat ditemui ketika sedang membereskan rumahnya, Senin (12/11/2018).

Dia melanjutkan, sekitar pukul 16.20 Wib, ia pergi ke dapur. Sepuluh menit kemudian, derasnya air membuat tembok bagian dapur jebol. Saat itu, ia masih berada di dapur untuk menyelamatkan sepatu anaknya.

Ahmad pun tak bisa berbuat banyak. Lemari piring yang tepat berada di belakang tembok jebol sempat menimpanya, sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri.

“Saya sempat pingsan karena kelelep air.Air itu sampe dua meter lebih, saya lihat dari jendela, arus air deras sekali,” katanya.

Ia mengalami beberapa luka lecet di bagian kaki. Usai banjir menerjang rumahnya, dia mengaku untuk sementara waktu akan tinggal di rumah mertuanya, yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Anak dan istri saya sudah di rumah orangtuanya. Saya beres-beres rumah dulu. Sementara ini saya juga tinggal di rumah mertua, yang penting anak sehat dan tidak terganggu,” bebernya.

Disinggung apakah ia mau direlokasi, dirinya mengaku mau asalkan ada penggantian sepadan dari pemerintah. Sebab setiap tahun dia akan mengalami hal yang sama.

“Kalau ada yang lebih baik pasti mau. Tapi sekarang fokus pada perbaikan rumah ini dulu. Kalau ada yang mau kasih bantuan saya sangat berterimakasih, apalagi untuk keperluan anak dan istri saya,” ceritanya.

(dan)

loading...

Feeds

Ini Varian Kosmetik Baru Marcks’ dan Venus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilihan produk kosmetik sebaiknya mempertimbangkan segi kecantikan dan kesehatan. Inilah yang mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk …