Bukti Nikah Seukuran Kartu ATM Hanya Pemborosan Anggaran

POJOKBANDUNG,com – Wacana pemerintah yang akan mengganti bukti nikah dari buku kecil ke kartu seukuran ATM tidak serta merta mendapat dukungan positif. DPR menolak rencana itu karena dianggap sebagai pemborosan anggaran.

Anggota Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis menilai program itu kurang tepat untuk direalisasikan. Menurutnya, untuk mencetak bukti nikah seukuran kartu ATM membutuhkan anggaran cukup besar. Kalau tetap dijalankan maka akan menimbulkan pemborosan.

“Apalagi harus dicetak dengan jumlah penduduk berapa biayanya? Saya yakin ini program belum diperhitungkan secara matang,” ujar Iskan kepada wartawan, Senin (12/11).

Selain itu, lanjut Iskan, masyarakat akan semakin banyak mengoleksi kartu-kartu. Mengingat saat ini pemerintah sudah banyak sekali mengeluarkan berbagai jenis kartu.

Sebut saja misalnya, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP). Semakin banyak kartu di kantong, maka potensi hilangnya akan tinggi juga. “Terlalu banyak kartu yang harus dipegang rakyat,” imbuhnya.

(sat)

loading...

Feeds

Ini Varian Kosmetik Baru Marcks’ dan Venus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilihan produk kosmetik sebaiknya mempertimbangkan segi kecantikan dan kesehatan. Inilah yang mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk …