Bruk….Atap SDN Tegallaja KBB Ambruk, Siswa-siswi Panik

Bangunan ruang kelas SDN Tegallaja di Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ambruk.

Bangunan ruang kelas SDN Tegallaja di Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ambruk.

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Siswa siswi SDN Tegallaja di Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) panik saat atap kelas ambruk pada Rabu (31/10/2018) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Tak ada korban dalam insiden tersebut.

“Ambruknya pagi pas kegiatan belajar mengajar. Gak ada siswa yang terluka. Ruang kelas ambruk yang dipakai belajar kelas satu,” ujar penjaga SDN Tegallaja, Darajat (52), Rabu (31/10/2018).

Dia mengatakan, ruang kelas yang atapnya ambruk ada di ruang kelas satu. Hal ini mengakibatkan kelas dua dan tiga yang tepat di sebelahnya juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Atap langit-langitnya belah dan dinding bangunan mengalami retak. Sekolah pun terpaksa mengungsikan siswa kelas satu, dua dan tiga. Mereka siswa kelasa satu dipindahkan ke ruang dinas guru, sementara kelas dua dan tiga belajar di pelataran sekolah,” tandasnya.

Menurut dia, bangunan sekolah ini dibangun pada tahun 1982 dan sempat mengalami renovasi total pada tahun 2007. Terlebih, kata dia, bangunannya sudah tua ditambah selama tiga hari hujan turun terus menerus, membuat bangunan sekolah ini tidak kuat menahan beban sehingga ambruk.

“Sejak dari Hari Senin siswa kelas satu belajarnya sudah dipindahkan, sementara kelas dua dan tiga baru tadi belajar di pelataran kelas,” ucapnya yang sudah mengabdi sejak tahun 1993.

Menurutnya, untuk kegiatan belajar ke depan siswa akan dibagi dalam dua shift dengan menggunakan ruang kelas empat, lima dan enam. Karena hanya ruang kelas itu yang masih tersisa dan layak untuk dipakai belajar, nantinya siswa kelas 1-3 belajar pagi dan siswa kelas 4-6 belajar siang. Tidak hanya itu ruang perpustakaan di sekolah ini juga atapnya doyong dan rawan ambruk sehingga sudah sejak lama tidak dipakai.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang SD di Dinas Pendidikan KBB, Jalaludin mengatakan, sebenarnya bangunan kelas SD Tegallaja akan direhab sebanyak tiga lokal pada tahun ini.

Tapi sebelum hal itu dilakukan ruang kelas itu sudah terlebih dulu ambruk, sehingga pihaknya telah menginstruksikan agar segera dilakukan pembersihan puing-puing supaya bisa secepatnya dibangun kelas baru. Bukan hanya tiga ruang kelas, bangunan perpustakaan juga akan dilakukan rehab total.

“Saya sudah lapor pimpinan yang meminta agar pembangunan ruang kelas baru harus diprioritaskan. Jangan sampai kegiatan belajar siswa jadi terganggu dan merasa tidak nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” pungkasnya.

(ard)

loading...

Feeds

Sidang Korupsi Meikarta Digelar Besok Rabu

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Meikarta ke Pengadilan Tipikor. Bahkan majelis …