Pembakar Bendera Tauhid Bebas, Kabareskrim: Niat Jahat Tidak Terpenuhi

Aksi bela bendera tauhid berlangsung di depan Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (26/10).

Aksi bela bendera tauhid berlangsung di depan Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (26/10).

POJOKBANDUNG.com –¬†¬†Massa aksi bela kalimat tauhid berdemonstrasi di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) kemarin siang (26/10).


Mereka menuntut penegak hukum mengusut tuntas insiden pembakaran bendera dan ikat kepala bertulisan kalimat tauhid pada upacara peringatan Hari Santri Nasional di Garut.

Secara terpisah, Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto menjelaskan proses hukum yang berlangsung. Dia mengungkapkan, aparat kepolisian mendapati pembakaran tersebut terjadi secara spontan. Semula, tiga oknum Banser yang membakar bendera itu hanya ingin memastikan upacara peringatan Hari Santri Nasional di lapangan Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, berlangsung aman.

Mereka mengambil bendera yang dibawa seorang peserta upacara bernama Uus Sukmana. Setelah ditanya, sambung Arief, Uus mengakui bahwa bendera yang dia bawa adalah bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sudah dibubarkan pemerintah. “Maka secara spontan tiga orang Banser ini membakar bendera itu dengan mencari-cari alat bakar berupa korek,” jelasnya.

Arief menyampaikan, spontanitas ketiga oknum Banser bisa dilihat lewat video tersebut. Karena itu, lanjut Arief, tiga oknum Banser yang membakar bendera tersebut tidak bisa disangkakan melakukan tindak pidana. “Karena salah satu unsur niat jahat tidak terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, sambung dia, Uus patut diduga telah melanggar pasal 174 KUHP. Sebab, dia membuat kegaduhan dengan membawa dan mengibarkan bendera HTI. Sampai kemarin, Uus masih diperiksa aparat kepolisian di Polda Jawa Barat.

(jun/syn/c17/oni)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …