Polri: HTI Tak Bisa Mengelak Lagi

Captured foto pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid oleh oknum Banser di Garut, Jawa Barat

Captured foto pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid oleh oknum Banser di Garut, Jawa Barat

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto membantah bendera yang dibakar anggota Banser adalah simbol dari organisasinya. Dia menegaskan bahwa pihaknya sejak dulu tidak memiliki bendera.


“HTI itukan organisasi terlarang jadi nggak perlu didengar lagi. Jadi dari sisi status saja organisasi terlarang,” tegas dia di Jakarta, Kamis (25/10).

 

Baca Juga: Ini Kata GP Ansor Soal Viral Pembakaran Bendera Tauhid

 

Kalau HTI membantah memiliki bendera, Dedi menerangkan bahwa organisasi mereka pernah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Setiap organisasi yang terdaftar di sana, harus menyertakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) sesuai UU Nomor 17 tentang Keormasan.

Adapun di dalam AD/ART menyebutkan bahwa anggaran dasar merupakan regulasi yang dibuat organisasi dengan menyertakan ada nama, lambang, bendera, atribut. “Itu yang sedang kami minta ke Kemenkumham biar tidak jadi debatable, jadi silahkan saja menyampaikan seperti itu,” bebernya.

Untuk itu, HTI katanya tidak bisa berdalih lantaran organisasi mereka sempat terdaftar di Kemenkumham dan dibubarkan pada 2017 silam. “Jadi nanti ketika ada AD/ART-nya kita dapat, mereka tidak akan bisa mengelak,” singgung Dedi.

Lagi pula, ada bukti-bukti lainnya berupa dokumen dan foto dalam setiap kegiatan yang dilakukan HTI. “Selain itu di kantor dia, kemudian surat-surat dia, simbol-simbol yang dipakai dalam setiap kegiatan, ya itu. Jadi kami berdasarkan satu fakta, kami coba kelola,” tuturnya.

Pihaknya juga akan meminta pendapat orang ahli mengenai hal ini. “Nanti dari sisi regulasi kami akan lihat. Pendapat-pendapat para pakar Islam sudah jelas. Ada dua kubu yang sampaikan,” pungkas Dedi.

(dna/JPC)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …