Giliran 1.700 Siswa dan Pendidik SMPN 1 Soreang Didatangi Indomie

Para siswi SMPN 1 Soreang menyantap Indomie goreng saat Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’ di SMPN 1 Soreang, Sabtu (20/10/2018).Foto:Azam Munawar/Radar Bandung/Pojokbandung

Para siswi SMPN 1 Soreang menyantap Indomie goreng saat Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’ di SMPN 1 Soreang, Sabtu (20/10/2018).Foto:Azam Munawar/Radar Bandung/Pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Indomie kembali menyapa dengan menggelar acara Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’ di SMPN 1 Soreang, Sabtu (20/10/2018).

Kali ini, Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’ melibatkan 1.700 siswa dan tenaga pengajar di SMPN 1 Soreang.

Area Sales Promotion Manager Bandung PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Agus Wahono, mengatakan, memang sengaja menggelar acara tersebut. ”Kita berkunjung ke sekolah-sekolah dalam acara Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’. Kita ada juga meet and great dengan dua pemain Persib Bandung, Tantan dan Persib U-19 Beckham Putra Nugraha,” ujar Agus.

Agus menambahkan, target di SPMN 1 soreang 1.700 siswa dan para pendidik. ”Sebelumnya kita gelar acara ini di SMPN 1 Cisarua, KBB. Sementara di Kota Bandung juga kita sudah gelar didua sekolah juga,” tambah Agus.

Dede Hermawan Quality Control PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk membrikan penjelasan tentang sarapan Indomie goreng di SMPN 1 Soreang, Sabtu (20/10/2018).Foto:Azam Munawar/Radar Bandung/Pojokbandung

”Selanjutnya kita akan gelar dibeberapa titik sekolah yang saat ini sedang kita survei. Sebab, jadwal acara Indomie Goes to School dengan tema ‘sebarkan sepiring semangat’ kita sesuaikan dengan jadwal sekolah yang akan kita datangi,” sambung Agus.

Selain itu, Agus juga mengatakan, program sarapan pagi di SD melibatkan tim gizi dari UPI. ”Konsepnya sama, baik di SD dan di SMP hanya berbeda jargon saja, sarapan sehat dan sarapan pagi. Ya konsepnya sama sarapan sehat dipagi hari itu wajib. Sementara untuk SMA belum kita garap,” kata Agus.

Disinggung soal banyaknya isu yang beredar dimedsos soal info bahaya akibat mengkonsumsi mie instan, menurut Agus itu tidak benar. ”Karena kami di Indofood ada ISO ada SNI, kita jalani persyaratan semua sertifikasi. Jadi konsumen Indofood sangat terjaga,” tutur Agus. 

loading...

Feeds