Lewat Dunia Games, Telkomsel Gelar Liga ESport

 (Ki-Ka) Vice President Brand and Communication Telkomsel Nirwan Lesmana, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI DR. Raden Isnanta, serta Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin P Tristram saat meresmikan Liga eSport yang digelar oleh Dunia Games Telkomsel di Jakarta, (17/10).

(Ki-Ka) Vice President Brand and Communication Telkomsel Nirwan Lesmana, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI DR. Raden Isnanta, serta Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin P Tristram saat meresmikan Liga eSport yang digelar oleh Dunia Games Telkomsel di Jakarta, (17/10).

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Telkomsel melalui Dunia Games menggelar Liga eSport sebagai rangkaian kompetisi di Indonesia Games Championship (IGC) 2019. Liga eSport yang diadakan Dunia Games tahun ini dapat diikuti oleh seluruh gamer di Indonesia yang terbagi menjadi tiga liga yaitu Dunia Games Amateur League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League. Total hadiah yang disediakan Rp 3 Milyar dan bagi para pemenang berkesempatan untuk bertanding di IGC 2019.

Direktur Marketing Telkomsel Alistair Johnston mengatakan, menghadapi perkembangan industri eSport di Indonesia, Dunia Games hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang Liga eSport Dunia Games.

“Ajang ini kami hadirkan untuk memberikan wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport serta sebagai salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia,” ujar Alistair.

“Layanan game online akan memerlukan standar jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah. Untuk itu kami selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan stabilitas layanan data sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia,” tambah Alistair.

Games yang dipertandingkan pada liga eSport ini antara lain adalah Mobile Legends Bang Bang untuk Dunia Games Amateur League, Free Fire untuk Dunia Games Campus League dan Dunia Games Pro League. Pendaftaran Dunia Games League sudah dapat diakses secara online melalui https://dgl.duniagames.co.id/.

Dunia Games Amateur League secara serentak diadakan di 141 kota dan 13 tim terbaik akan dipertandingkan di tingkat nasional untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Maret 2019 di Dunia Games Esports Stadium, Jakarta. Registrasi Dunia Games Amateur League dimulai pada awal Oktober 2018 dan mulai berkompetisi pada akhir Oktober 2018.

Sedangkan Dunia Games Campus League akan berlangsung di 13 kampus se-Indonesia dan 12 tim terbaik menuju grand final yang akan dipertandingkan bersamaan dengan grand final Dunia Games League. Registrasi Dunia Games Campus League akan dibuka pada akhir November 2018 dan Dunia Games Pro League dibuka pada awal Januari 2019.

Liga eSport Dunia Games akan diikuti lebih dari 45.000 peserta terbagi lebih dari 6.000 tim. Selama liga ini berlangsung Telkomsel menargetkan 60 juta online viewers dari lebih 24.000 pertandingan dan 2.500 jam produksi tayangan, akan menjadikan ajang ini sebagai turnamen eSport terbesar yang diadakan di Indonesia tahun ini.

Sementara, General Manager Digital Product Area Expansion Jabotabek Jabar, Kurnia Hadhi mengatakan antusiasme pelanggan dalam mengikuti kompetisi ini sangat tinggi.

“Hingga saat ini, sudah 960 tim atau 4800 orang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini. Di wilayah
operasional Jabotabek Jabar, Amateur league akan digelar di 30 lokasi seperti Cafe, Loop Station dan kantor Telkomsel pada tanggal 20-21 Oktober 2018, sedangkan untuk Campus League akan diadakan di empat kampus,” ungkap Kurnia.

Tingginya animo pendaftaran kompetisi ini sejalan dengan kenaikan jumlah pengguna game online di wilayah Jabotabek Jabar sebesar 25%. Kenaikan ini juga didukung oleh massivenya pembangunan BTS 4G yang saat ini berjumlah lebih dari 22.000 atau naik hingga 103% dibanding tahun lalu.

“Melalui Liga ini, kami memberikan wadah yang positif bagi para penggemar game online khususnya mobile legend di wilayah kami. Di samping itu, kompetisi ini diharapkan bisa menjadi media interaksi bagi para gamers untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus mendukung perkembangan eSport,” imbuhnya. (*/nto)

loading...

Feeds