Ciapus Jadi Desa Sadar Jamsos BPJS Ketenagakerjaan

Kacab BPJSTK Bandung Lodaya Alpian menandatangani berkas saat launching Desa Ciapus Kec Banjaran sebagai Desa Sadar Jamsos Ketenagakerjaan, Kamis (18/10). Foto: IPAN SOPIAN/RADAR BANDUNG

Kacab BPJSTK Bandung Lodaya Alpian menandatangani berkas saat launching Desa Ciapus Kec Banjaran sebagai Desa Sadar Jamsos Ketenagakerjaan, Kamis (18/10). Foto: IPAN SOPIAN/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANJARAN – Sebagai upaya mendukung program pencapaian perlindungan sosial dan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial, Pemkab  Bandung dengan BPJS Ketenagakerjaan bersinergi membentuk desa sadar Jamsos (Jaminan Sosial) BPJS Ketenagakerjaan.

Desa sadar Jamsos BPJS Ketenagakerjaan merupakan inovasi program yang diberikan kepada masyarakat di desa, dengan mengintegrasikan program-program pemerintah. Kerjasama dengan aparat desa melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih memahami manfaat pentingnya jaminan sosial.

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemkab Bandung Yudhi haryanto, melaunching Desa Ciapus Kecamatan Banjaran sebagai Desa sadar Jamsos Ketenagakerjaan.

Menurutnya, sinergitas yang dilakukan bersama BPJS sangat diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan, salah satunya dibidang perlindungan sosial dan ketenagakerjaan.

“Sinergitas ini akan turut menopang proses pembangunan di Kabupaten Bandung, salah satunya di bidang SDM (Sumber Daya Manusia). Saat ini, kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial masih rendah. Makanya dengan dilaunchingnya program ini, kita harap masyarakat desa bisa lebih paham,” ungkap Yudhi usai melaunching Desa Sadar Jamsos BPJS Ketenagakerjaan di Aula Desa Ciapus Kecamatan Banjaran, Kamis (18/10/2018).

Dirinya berharap juga, program desa sadar jaminan sosial  bisa dilakukan  di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan lanjutnya, akan mengubah pemahaman masyarakat dan menumbuhkan kesadaran.

“Masyarakat nanti diberikan pemahaman, kalau asuransi itu bukan hanya bayar per bulan, tetapi banyak program yang bisa dimanfaatkan. Mudah-mudahan bisa didorong juga di desa lain, apalagi di Kabupaten Bandung ada 270 desa dan 10 kelurahan, ” cetusnya.

Ia menuturkan dengan jumlah masyarakat Desa Ciapus yang  berjumlah lebih dari 15 ribu jiwa, semua tenaga kerjanya bisa mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan perlindungan dari resiko sosial dan ekonomi.

“Program tersebut adalah kedua kalinya setelah sebelumnya diresmikan di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. Baik penerima upah maupun bukan penerima upah bisa mendaftarkan dirinya mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” papar Yudhi.

Salah satu cara menggencarkan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat Desa dimulai dengan memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja non Aparatur Sipil Negara (ASN) dimulai dari Kepala Desa, perangkat desa, pengurus RT/RW, sampai Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan karangtaruna.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Lodaya Alpian menjelaskan sebelumnya aparatur Desa Ciapus telah lebih dulu mengikuti 3 program perlindungan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Sampai hari ini tercatat lebih dari 150 orang di Desa Ciapus telah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan dan masih akan terus bertambah hingga seluruh pekerja terlindungi,” jelas Alpian.

Pada acara tersebut BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan 14 buah kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada aparatur Desa Ciapus dan 1 buah sertifikat keanggotaan untuk Desa Ciapus.

“Kita harapkan dengan program ini, masyarakat di pedesaan yang kebanyakan bekerja di sector non formal bisa mengikutsertakan diri dalam program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. 

(ipn/sol/pojokbandung)

 

loading...

Feeds

Relawan Jabar Tahan Suara Pasangan 02

Perolehan suara pasangan Prabowo-Sandiaga seolah tidak goyah untuk wilayah Jawa Barat. Meski demikian, Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat, mengklaim …

Janji Palsu Pihak SMA Pelita Nusantara

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Niat menyekolahkan anak di sekolah yang layak, namun tidak sesuai harpan. Hanya kekecewan yang didapat. Itulah yang …
cisumdawu

Tol Cisumdawu Siap Digunakan Pemudik

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menerima informasi terbaru terkait kesiapan sebagian ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), untuk mudik …
beasiswa BI

18.565 Mahasiwa Dapat Beasiswa BI

POJOKBANDNG.com, BANDUNG – Program Beasiswa Bank Indonesia dalam bentuk GenBI memasuki tahap pelantikan dan leadership camp. Program tersebut rupanya mendapatkan …
groundbreaking

Groundbreaking Tol NS Link Tunggu Jokowi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menunggu kepastian jadwal Istana Negara terkait rencana Presiden Joko Widodo, memimpin groundbreaking …
seragam

Pikat Pemilih, KPPS Pakai Seragam SMA

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Untuk menarik minat dan meningkatkan jumlah partisifasi warga dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini, Kelompok Panitia …
bidding

Lelang Jabatan Masih Sepi Peminat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Panitia pelaksana seleksi open bidding Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi belum menerima satupun berkas lamaran dari Aparatur …
pileg

Banyak Warga Bingung, tapi Sukses

POJOKBANDUNG.com, PASEH – Pelaksanaan pemungutan suara pada pilpres dan pileg 2019.berjalan lancar dengan suasana damai meski agak membingungkan para pemilih. …