Wuiiih…..Stasiun Luar Angkasa Rusia Punya Makanan buat 6 Bulan

Direktur Penerbangan Rusia International Space Station (ISS) Vladimir Solovyov mengatakan, pihaknya memiliki cukup bahan bakar, oksigen, air, dan makanan untuk bertahan paling tidak enam bulan di luar angkasa (Sputnik)

Direktur Penerbangan Rusia International Space Station (ISS) Vladimir Solovyov mengatakan, pihaknya memiliki cukup bahan bakar, oksigen, air, dan makanan untuk bertahan paling tidak enam bulan di luar angkasa (Sputnik)

POJOKBANDUNG.com – Direktur Penerbangan Rusia International Space Station (ISS) Vladimir Solovyov mengatakan, pihaknya memiliki cukup bahan bakar, oksigen, air, dan makanan untuk bertahan paling tidak enam bulan di luar angkasa.

SeSebelumnya, Rusia untuk sementara waktu menghentikan semua peluncuran ruang angkasa berawak. Hal ini dilakukan setelah dua astronot melakukan pendaratan darurat yang dramatis di Kazakhstan pada Kamis pekan lalu karena kegagalan roket Soyuz membawa mereka ke ISS orbital.

“Ada cukup cadangan di ISS yang tersedia. Kami memperkirakan cadangan cukup untuk setengah tahun, sampai musim panas tahun depan,” kata Solovyov dilansir dari Channel News Asia Senin, (15/10).

ISS, stasiun luar angkasa, rusia,
Ada cukup cadangan di ISS yang tersedia. Kami memperkirakan cadangan cukup untuk setengah tahun, sampai musim panas tahun depan (Reuters)

Tiga astronot yang saat ini berada di stasiun luar angkasa berasal dari Jerman, Rusia dan Amerika. Ketiganya akan kembali ke Bumi pada Desember, tetapi mungkin terjebak di sana lebih lama.

Badan Luar Angkasa Rusia mengatakan, pihaknya masih berencana untuk melanjutkan penerbangan berawak berikutnya pada bulan Desember meskipun rencana tersebut dapat berubah tergantung pada hasil dari sebuah komisi yang dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut. Interfax melaporkan pada hari Sabtu, mengutip sumber, bahwa penerbangan itu dapat dilakukan pada 28 November.

Roket Soyuz yang terkenal akan ketangguhannya, baru-baru ini mengalami masalah pada salah satu pendorongnya. Parahnya, kejadian tersebut terjadi saat kendaraan antariksa itu tengah menerbangkan dua orang astronot.

(iml/JPC)

loading...

Feeds