Pemkot Bandung Siap-siap Rekayasa Kawasan Jalan Dago

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana memantau rekayasa jalan di Kota Bandung.

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana memantau rekayasa jalan di Kota Bandung.

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG- Ujicoba rekayasa jalan di Kota Bandung dianggap berhasil, Pemkot Bandung akan coba rekayasa Jalan di Kawasan Dago.

“Saya melihat, di Jalan Dago itu ada 18 titik untuk putar bailk. Jika itu terbukti menyebabkan kemacetan, kita akan coba untuk melakukan rekayasa jalan,” ujar Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana kepada wartawan Selasa (16/10).

Untuk sementara, dari hasil evaluasi rekayasa jalan di lima titik yang sebelumnya sudah diujicoba, Pemkot Bandung akan menambah satu titik lagi. ‎‎

“Jadi setelah kita melakukan rekayasa jalan, dari Jalan Sentot Alibasah, ternyata ada sendatan lagi di Jalan Diponegoro. Jadi kami akan coba menutup Jalan Diponegoro ke arah Cisangkuy,” papar Yana.‎

Jadi untuk pengguna jalan dari Jalan Diponegoro yang hendak berbalik arah, silakan berbalik arah di depan Pusdai.

“Kalau saya perhatikan, tidak banyak juga kok, pengguna jalan yang menyerang dari Jalan Diponegoro ke Jalan Cisangkuy. Itu hanya perlintasan saja. Jadi di Jalan Cisangkuynya kita buat satu arah,” terang Yana.

Yana mengatakan, evaluasi ini dilakukan setelah sebelumnya disosialisasikan rekayasa lima titik lalu lintas kepada masyarakat.

“Kita memang sudah mensosialisasikan selama kurang lebih dua minggu, lalu pada Senin 2 Oktober diberlakukan secara permanen. Meski demikian, kami masih menunggu jika ada masukan dari masyarakat,” terang Yana.

Rekayasa tersebut yaitu di lima ruas jalan. Rekayasa tersebut yaitu di ruas Jalan Sentot Ali Basa, sekarang ditutup jalan putar balik dari depan Koperasi Telkom. ,Jalan Dr. Rum – Dr. Susilo, Jalan Supadio – Lanud Husein Sastranagara, sekarang pembatas jalan diperpanjang. Jalan Natuna – Jalan Sunda, hanya berlaku satu arah dari Jalan Sunda ke Jalan Natuna dan Jalan Setiabudi penutupan jalan diperpanjang dari Rumah Mode sampai Pom Bensin.
Kepada masyarakat Yana mengajak untuk mengikuti dan menaati peraturan lalulintas.

“Kami sudah membuat peraturannya. Kami berharap masyarakat menaati peraturan yang sudah kami buat. Ya kita sama-sama membuat agar Bandung tidak macet,” harap Yana.

Yana juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan transportasi pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.
Di sisi lain, Yana berjanji Pemkot Bandung juga akan memperbaiki kualitas transportasi umum.
Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan akan terus memonitor titik-titik yang mengalami rekayasa.

“Jika memang baik akan dipertahankan, tapi kalau ternyata lebih buruk akan dikembalikan ke kondisi semula,” tambahnya.

Didi berharap, dengan diberlakukannya rekayasa jalur ini, bisa membuat konflik minor di jalan raya tidak menjadi biang kemacetan.(mur)

loading...

Feeds

Bank Muamalat Incar Nasabah Prioritas

BANDUNG –Bank Muamalat menggelar Customer Gathering di Bandung, pada Kamis, (13/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye gerakan #AyoHijrah, sekaligus mempererat …