Alfamart Tawarkan Kemitraan dengan UMKM, Upgrade Toko Tradisional Lebih Modern

GM Radar Bandung, Budi Mulyadi didampingi para manajer foto bersama Regional Coorporate Comunications PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Budi Santoso dan Corporate Communication Branch, Elisa Refila, Jumat (12/10/2018). Foto:Dewi. H/Radar Bandung

GM Radar Bandung, Budi Mulyadi didampingi para manajer foto bersama Regional Coorporate Comunications PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Budi Santoso dan Corporate Communication Branch, Elisa Refila, Jumat (12/10/2018). Foto:Dewi. H/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pengelola Alfamart) mengembangkan kemitraan dengan pelaku UMKM melalui kerja sama Toko Mitra Alfamart (TMA) yang bertujuan membantu pelaku UMKM agar dapat memiliki bisnis ritel dengan pengelolaan modern, melalui sistem kemitraan dengan modal investasi yang terjangkau.


Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengatakan, TMA merupakan upaya perusahaan dalam mendukung pemerintah untuk ikut mengembangkan potensi UMKM di Indonesia.

“Target yang kami sasar adalah wirausahawan baru dan pemilik toko tradisional yang ingin memiliki usaha dengan format minimarket, namun terkendala dengan modal usaha dan tidak mengerti manajemen ritel modern,” katanya di sela peluncuran TMA di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sukabumi.

GM Radar Bandung, Budi Mulyadi (kanan) tukar cinderamata dengan Regional Coorporate Comunications PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Budi Santoso. Jumat (12/10/2018). Foto:Dewi.H/Radar Bandung

Bentuk kemitraan ini sangat dibutuhkan bagi UMKM yang baru akan memiliki usaha atau pemilik toko tradisional yang selama ini kesulitan dalam pengelolaan toko secara modern. Dengan bergabung menjadi TMA, para wirausahawan atau pemilik toko tradisional dibantu dalam pasokan barang, pelatihan dan pendampingan, serta sistem operasional toko swalayan.

“Untuk bermitra dalam TMA atau melakukan upgrade toko tradisional menjadi format minimarket, modal yang dibutuhkan berkisar Rp 50 – 76 juta,” imbuhnya.

Modal yang dibutuhkan tergantung dari luas toko atau tipe toko. Tipe A (dengan luas 12 meter persegi) sebesar Rp 58 juta, tipe B (luas toko 15 meter persegi) investasinya Rp 60 juta, sementara tipe C (dengan luas toko 24 meter persegi) investasinya sekitar Rp 76 juta.

“Syarat bergabung menjadi Toko Mitra Alfamart adalah usaha perorangan atau badan usaha yang telah memiliki lokasi milik sendiri atau sewa minimal 3 tahun dengan bangunan permanen dan lokasi tidak melanggar perda setempat,” imbuhnya.

Loading...

loading...

Feeds