Sejak Puasa, Warga di Kelurahan Ini Keluhkan Air Bersih

Dirut PDAM Kota Bandung Sony Salimi

Dirut PDAM Kota Bandung Sony Salimi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Warga RW 05 Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo mengeluhkan tidak adanya pasokan air dari PDAM sejak bulan puasa.

“Sejak sebelum bulan puasa kami tidak mendapatkan air dari PDAM,” ujar Ketua RT 06 RW 05 Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo, Agus Gumilar, kepada wartawan, Kamis (11/10).

Agus mengatakan, sejak tidak mendapatkan pasokan air dari PDAM, warga membeli air dari warga RW sebelah, dengan harga Rp10 ribu satu roda.

“Ya kalau kurang kami beli lagi, tapi setiap hari kami pasti beli air,” terangnya.

Karenanya, warga secara kolektif meminta PDaM untuk mengirimkan air.

“Sejak ada bantuan dari PDAM, kami mendapatkan air gratis setiap hari,” paparnya.

Agus menambahkan, kekurangan air ini sejak adanya penambahan sambungan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan, kekurangan air di kawasan ini bukan karena adanya pemasangan MBR, melainkan air dari sumur artesis yang dikelola PDAM memang habis.

“Karena air habis, jadi kami mengajukan izin baru, untuk membuat sumur artesis baru tapi di kawasan sini,” papar Sonny.

Sonny menegaskan, izin pengeboran sumur artesis sekarang sudah keluar. Sehingga, pengeboran bisa segera dilakukan.

“Sekarang kita hanya tinggal berharap ketika dilakukan pengeboran, airnya cepat keluar. Sehingga ketika sumur cepat mengeluarkan air, warga bisa cepat mendapatkan air,” papar Sonny.

Untuk sementara, lanjut Sonny, sebelum sumur artesis selesai, PDAM mengirim air ke warga setempat. Dalam sehari, PADM bisa mengirim 5-6 tangki, bergantung kondisi jalan.

“Untuk air yang dibagikan langsung kepada warga, itu gratis. Tapi kalau yang dimasukkan ke pipa sambungan kami, itu bayar,” tegas Sonny.

Selama musim kekeringan ini, untuk di titik ini saja, Sonny mengatakan, PDAM sudah mengeluarkan air yang jika dikonversikan setara dengan Rp315 juta selama tujuh bulan ini.

“Karenanya kita sama-sama berharap hujan segera turun agar pasokan air kembali normal,” katanya.

Sony kembali menegaskan, bahwa PDAM tidak bisa menghasilkan air, namun hanya mengolah dan mendistribusikan air. Karenanya, jika air di kawasan produsen air seperti Situ Cipanunjang kering, maka air yang diolah untuk masyarakat juga berkurang.

“Makanya untuk kesekian kalinya, saya mengajak masyarakat untuk berdoa agar hujan cepat turun,” pungkasnya. (mur)

loading...

Feeds