Isu Perobekan Buku Merah KPK Diharapkan Tak Pengaruhi Kinerja Institusi Polri

Ilustrasi

Ilustrasi

Adanya dugaan hal tersebut, katanya dilakukan guna menghilangkan jejak aliran dana yang mengalir ke sejumlah pejabat kepolisian terkait perkara Basuki Hariman.

Kini, kedua penyidik itu memang sudah dikembalikan ke instansi awal. Namun, hingga detik ini pengusutan kasus tersebut belum menemui titik temu.

Menanggapi hal ini, juru bicara KPK, Febri mengatakan keduanya sudah diberi sanksi karena dinilai terbukti melanggar.” Itu sudah ditelurusi tim pemeriksa internal (PI). Dalam perjalanan KPK menerima permintaan bahwa ada pengembalian pegawai tersebut karena ada kebutuhan dan penugasan lebih lanjut hingga saat itu dua pegawai KPK dikembalikan ke Polri,” ucapnya dilansir Jawapos.com.

Karena sudah kembalikan ke instansi asal Febri pun meminta kepada awak media untuk menanyakan perkembangan penanganan kasusnya ke pihak korps bhayangkara.

“Untuk kasus sendiri silahkan tanyakan ke pihak instansi mereka yang awal. Pemeriksaan tak bisa dilakukan kalau yang bersangkutan bukan pegawai KPK,” pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman terhadap Basuki Hariman pidana penjara selama 7 tahun penjara denda Rp 400 juta, subsider tiga bulan kurungan penjara karena terbukti menyuap Hakim Konstitusi Patrialis Akbar.

Dalam putusannya Majelis Hakim menilai Basuki tidak mendukung pemerintah memberantas korupsi. Perbuatan Basuki juga dianggap telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan, khususnya Mahkamah Konstitusi, dan berbelit-berbelit.

Hal yang meringankan putusan, Basuki dianggap belum pernah di penjara, memiliki tanggungan terhadap keluarga. Putusan Majelis Hakim ini lebih rendah dari tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jaksa KPK menuntut Basukihukuman 11 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

(bbb)

loading...

Feeds

negara

Mahasiswa 14 Negara Belajar ke Cireundeu

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kampung Adat Cireunde kedatangan tamu mancanegara. Para tamu tersebut merupakan peserta Summercourse , Sociopreuner dan Cultural workshop …