Konser Judika di Pematang Siantar Dibubarkan

Judika Sihotang

Judika Sihotang

POJOKBANDUNG.com, PEMATANG SIANTAR – Kejadian tak mengenakkan baru saja dialami penyanyi Judika Sihotang. Konser di Lapangan Adam Malik Kota Pematang Siantar pada Minggu (7/10) dibubarkan oleh petugas satpol PP.

Ketua Panitia Penyelenggara Jayadi Sagala menyampaikan penghentian konser tesrebut di hadapan para penonton.

“Melihat situasi dan kondisi maka konser Judika kami batalkan,” kata Jayadi Sagala dari atas panggung di hadapan penonton.

Diketahui, konser Judika Sihotang dengan sponsor rokok itu sempat menuai kritik dari masyarakat. Pasalnya, tidak mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Sebelumnya, Satpol PP melayangkan surat kepada pimpinan Event Organizer (EO) untuk membongkar panggung tersebut.

“Hasil monitoring kami di Lapangan Adam Malik akan dilaksanakan hiburan/konser dengan menampilkan artis ibukota Judika Sihotang tanpa memiliki izin yang dikeluarkan Pemko Siantar. Untuk itu kami meminta kepada saudara agar menghentikan kegiatan tersebut,” bunyi surat yang dilayangkan dengan dibubuhi tanda tangan dari Kasatpol PP Siantar Robert Samosir, Minggu (7/10).

Melalui akun instagramnya, Judika mengumumkan pembatalan konsernya di Lapangan Adam Malik. Dia meminta maaf kepada kelompok fansnya, Judikaholic, yang kecewa.

“MAAF…!! Hari ini konser saya di Lap. Adam Malik Siantar DIBATALKAN. Dengan Alasan keamanan dan izin keramaian. Maaf buat judikaholic dan temen2 yang udah datang daritadi. Saya dan team sudah stand by dari siang.Tapi ternyata masalah ijin belum selesai selesai. Akhirnya info dari Bpk kapolres sendiri meminta dibatalkan demi keamanan. Semoga ada waktu lain yang lebih baik,” tulis Judika.

(mg7/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …