Kenali Gejala Awal dan 7 Level Stadium Penyakit Kaki Gajah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com –  Masyarakat di wilayah endemis (rentan tertular) harus mewaspadai penyakit filariasis atau akrab disebut dengan penyakit kaki gajah. Penyakit kaki gajah menular pada seseorang tertular oleh cacing mikrofilariasis melalui perantara nyamuk. Jika sudah kronis atau menahun, penyakit ini bisa menyebabkan kecacatan.

Oleh karena itu, dalam momentum peringatan bulan kaki gajah di bulan Oktober sebagai eliminasi penyakit kaki gajah (BELKAGA), masyarakat diminta mengenali gejalanya. Sehingga penyakitnya segera ditangani.

“Penyakit ini merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria ditularkan oleh nyamuk. Gejalanya dan penyakitnya dibagi menjadi beberapa stadium,” jelas Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2TVZ) Kementerian Kesehatan, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc, dalam paparan tertulisnya.

penyakit kaki gajah, penularan kaki gajah, pengobatan kaki gajah, Filariasis, penyebab kaki gajah,
Infografis penyakit kaki gajah. (Rofiah Drajat/JawaPos.com)

Gejalanya

Penyakit filariasis mempunyai gejala dan tanda klinis akut serta kronis. Filariasis akut ditandai dengan gejala demam berulang selama 3-5 hari. Demam dapat hilang bila istirahat dan timbul lagi setelah bekerja berat.

Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) di daerah lipatan paha, ketiak yang tampak kemerahan, panas dan sakit. Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal ke arah ujung kaki atau lengan. Abses filarial terjadi akibat seringnya pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah. Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, kantong buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas.

Stadium Penyakit Kaki Gajah

Stadium I
Bengkak pada anggota tubuh, hilang saat bangun pagi. Lipatan kulit tidak ada. Kulit masih halus dan normal.

Stadium II
Hampir sama dengan stadium I.
Bengkak pada anggota tubuh, hilang saat bangun pagi. Lipatan kulit tidak ada. Kulit masih halus dan normal.

Stadium III
Bengkak menetap, lipatan kulit dangkal, kulit halus dan normal.

Stadium IV
Bengkak menetap, lipatan kulit dangkal. Mulai adanya nodul atau benjolan
di kulit.

Stadium V
Bengkak menetap dan
bertambah besar. Lipatan kulit dalam, terjadi nodul atau benjolan.

Stadium VI
Bengkak menetap dan
bertambah besar. Lipatan kulit dangkal atau dalam. Kaki seperti pecah dan berlumut.

Stadium VII
Bengkak menetap dan bertambah besar. Lipatan kulit dalam. Ada benjolan, dan kaki pecah berlumut. Penderita tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari.

(ika/JPC)

loading...

Feeds

timor

Peledakan Pertama di Timor Leste

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – PT. DAHANA (Persero) melakukan first blasting di project kuari Tibar Bay Port Dili Timor Leste, Jumat (12/7/2019). …
kota

Peran Ulama Sinergikan Pembangunan Kota

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Walikota Bandung, Oded M. Danial memastikan membutuhkan ulama untuk membangun Kota Bandung. Hubungan umara (pemimpin pemerintahan) dengan …
ciamis

Emil Mulai Garap Infrastruktur Ciamis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan banyak program pembangunan di Kabupaten Ciamis dalam lima tahun mendatang. Termasuk …

UPT Klinik Hewan Dispangtan Layani USG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- UPT Klinik Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung melayani USG untuk hewan-hewan peliharaan. “Sebetulnya, USG ini …