Sosialisasi Penangan Bencana Alam di Kota Bandung Baru 20 Gedung Tinggi

Penampakan Kota Bandung diambil dari Ketinggian

Penampakan Kota Bandung diambil dari Ketinggian

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, terus melakukan sosialisasi penanganan bencana alam yang kemungkinan bakal terjadi. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya peristiwa bencana yang terjadi dio beberapa daerah seperi Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.


Kepala Diskar PB, Ferdy Linggaswara mengatakan, mitigasi, sosialisasi dan simulasi sudah sering dilakukan dibeberapa gedung-gedung tinggi di Kota Bandung.

“Di Bandung itu banyak gedung tinggi. Seperti di Palu ada Hotel Roa-Roa, nah di Bandung juga banyak yang kaya itu bahkan lebih dari tujuh tingkat,”ujar Ferdy saat ditemui di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (2/10/2018)

Ferdy memceritakan, Kota Bandung merupakan danau purba yang sangat rentan jika terjadi gempa bumi. Selain itu, jika terjadi bencana guncangannya bisa menghancurkan struktur bangunan yang ada.

“Makanya kami sering melakukan mitigasi bencana dan itu sangat penting,” tuturnya.

Kata Ferdy, mitigasi sering dilakukan pada managemen gedung-gedung tinggi dan diperluas mitigasi melalu sektoral. Selain itu, pihaknya juga akan membantu memberikan suatu edukasi kepada masyarakat.

“Kami bersama para peneliti ITB dan BPBD serta unsur gabungan akan terus lakukan mitigasi bencana dibeberpa objek yang potensi besar,”ungkapnya.

Ferdy juga mengungkapkan, gedung di Kota Bandung seperti hotel belum seluruhnya diberikan mitigasi bencana oleh Diskar PB mengingat banyaknya gedung dan kurangnya personel yang menjadi kendala.

“Sampai saat ini baru 20 gedung dan beberapa sudah memenuhi peryaratan teknis, terakhir di hotel seperti Tran Studio dan novotel,”jelasnya.

Lanjut Ferdy, pihaknya menekankan pada menegemen gedung dan hotel agar selalu mengkroscek beberapa alat peringatan gempa. Pastikan setiap alat berfungsi dan selalu menyala serta tanda pengingat jalur evakuasi (Tangga Darurat) harus jelas.

“Intinya siapapun dan dimanapun harus berhati-hati,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …