Pemkot Cimahi Belum Bisa Aktifkan Traffic Light

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Untuk mengaktifkan kembali traffic light di sejumlah ruas jalan arteri maupun jalan kota, Pemerintah Kota Cimahi akan menghadapi berbagai kendala.


Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi Endang mengatakan,  permasalahan utama soal pengaktifan kembali traffic light yakni, kecilnya ruas jalan di Kota Cimahi dan pendeknya jarak antara persimpangan tempat traffic light berada.

Dari data tertulisnya ia menyebutkan,  ada sejumlah traffic light yang tersebar di beberapa titik, diantaranya di persimpangan Citeureup, persimpangan Jalan Mahar Martanegara, persimpangan Jalan Sangkuriang, persimpangan Jalan Kolonel Masturi, dan Melong

“Memang sudah ada kajian soal reaktivasi traffic light di Cimahi. Tapi yang harus dipikirkan itu karena jalan yang kecil dan jarak persimpangannya pendek-pendek,” ujar Endang.

Saat ini pihaknya baru sebatas melakukan perbaikan pada sejumlah traffic light lantaran lama tidak difungsikan, sehingga mengalami kerusakan perangkatnya.

“Lampunya, perangkat kelistrikan, bahan penutupnya itu banyak yang sudah rusak. Kemarin kita perbaiki, anggarannya sekitar Rp40 juta. Tapi sekarang belum kita nyalakan,” ujarnya.

Lanjut dia, perangkat lampu lalulintas itu masih menggunakan teknologi lama, sehingga ada wacana untuk mengganti teknologi traffic light tersebut dengan yang terbaru.

“Untuk traffic lightnya bisa saja diganti dengan teknologi yang baru, dengan sistem pengatur waktu dan pengoperasian yang lebih mutakhir,” ungkapnya.

Berdasarkan aturan, pengaturan lalu lintas termasuk pengelolaan traffic light itu menjadi kewenangan kepolisian. Maka dari itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Cimahi. Namun, untuk mengaktifkan kembali traffic light yang ada, harus dibuat ruang henti khusus (RHK) kendaraan roda dua terlebih dulu, baik di traffic light yang ada di jalan nasional maupun jalan kota.

“Jalan nasional kewenangannya Kemenhub, sedangkan jalan kota pembuatannya kewenangan ada pada kami. Untuk RHK akan kita coba ajukan di anggaran perubahan, tapi menunggu hasil koordinasi dengan pihak kepolisian,” jelasnya.

Menanggapi rencana pengaktifan ulang traffic light di Cimahi, Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi Purwanto mengatakan, traffic light memang sangat dibutuhkan untuk menekan kemacetan dan meminimalisir kecelakaan. Akan tetapi, perlu ada edukasi pengendara terutama pengendara roda dua. Sebab, masih banyak yang belum disiplin berkendara.

“Saya rasa, titik yang sekarang perlu diaktifkan trafic lightnya, ada di Alun-alun Cimahi dan persimpangan Jalan Baros (Pusdik Armed),” kata Purwanto saat dihubungi Radar Bandung, Minggu (30/9).

Ia juga mengingatkan agar infrastruktur utama penunjang lalulintas agar turut dibenahi demi mendukung peningkatan kualitas berlalulintas di Cimahi.

“lnfrastruktur jalannya harus memadai, artinya perlu ada peningkatan. Pemerintah juga mesti memikirkan dampak sosialnya, seperti pedagang asongan, pengemis, dan anak jalanan yang harus di antisipasi,” tegasnya.

Terakhir, perlu peran dari petugas Dishub dan pihak kepolisian untuk mengevaluasi pengaktifan lalulintas di Cimahi.

“Minimal untuk awal dilakulan ujicoba dulu, dilihat efektivitasnya seperti apa. Baru dikaji lagi, apakah perlu terus diaktifkan atau dimatikan saja,” tandasnya.

Beriringan dengan banyaknya kendala dalam upaya mengaktifkan kembali trafic light, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, AKP Suharto mengatakan, perlu kajian mendalam terkait dampak dari aktifnya trafic light di beberapa titik. Karena, ketiadaan sarana pendukung bisa mengakibatkan kondisi lalu lintas tidak karuan.

“Jadi, jangan sampai trafic light ini menghambat arus lalu lintas, yang kemudian terjadilah penumpukan kendaraan,” kata Suharto kepada Radar Bandung.

Kiendati demikian, lanjut Suharto, pihaknya tetap mendukung apa yang diwacanakan oleh Pemerintah Kota Cimahi.  Namun,perlu diperhatikan pula sarana dan prasarana yang harus dilengkapi.

“Sehingga tidak terjadi kepadatan baru yang diakibatkan oleh trafic light,” pungkasnya.

(cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …