Wuiiih….Warga Bandung ‘Dipaksa’ Transaksi Non Tunai

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemkot Bandung akan ‘memaksa’ warga Kota Bandung menggunakan smart Card. Ini demi menyukseskan program gerakan non tunai payment (GNTP), untuk itu Pemkot akan membuat Perwali khusus.


“Kita akan coba membuat Perwalinya, agar pembayaran dengan non tunai lebih murah ketimbang dengan tunai,” ujar Walikota Bandung Oded M.Danial kepada wartawan Jumat (28/9/2018).

Oded mengatakan, GNTP ini merupakan program dari pusat yang harus disukseskan pemerintah daerah. Karenanya sebagai salah satu upaya mensukseskan program ini, Pemkot Bandung melakukan berbagai upaya.

Salahsatunya adalah program TMB gope, yang dilaksanakan selama 3 minggu, terhitung dari 25 September-16 Oktober.

“Para pemegang kartu brizz dan tap Cash, dan smartcard lainnya, bisa membayar TMB hanya Rp500,” ujar Oded.

Program ini, memang untuk mereka yang memiliki kartu khusus, sehingga bisa membayar non tunai. “Ini program kita untuk ‘memaksa ‘ masyarakat membayar non tunia,” terang Oded.

Oded mengatakan, dari sisi penganggaran, transaksi tunai lebih mahal harganya, dimulai dari pencetakan dan distribusi uang.

Di sisi lain, menggunakan transaksi non tunai, bisa mengurangi riesiko kebocoran.

“Kalau tunai, ada kemungkinan uangnya tidak sampai ke kas negara. Kalau non tunai, hal itu tidak akan terjadi,” tambahnya.

Untuk memudahkan masyarakat dalam mengisi ulang kartu, Pemkot Bandung akan bekerjasama dengan pihak perbankan, untuk menyediakan pos khusus to up di halte.

“Kalau ada pos khusus, masyarakat akan lebih mudah jika mau isi ulang kartu,” terangnya.

 

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …