Mengajak Peneliti Indonesia untuk Melakukan Riset di Belanda

Direktur Nuffic Neso, Peter Van Tujil saat menjelaskan kepada media perihal organisasi nonprofit yang dikelola Pemerintah Belanda. ( foto : NIDA KHAIRIYYAH/POJOK BANDUNG)

Direktur Nuffic Neso, Peter Van Tujil saat menjelaskan kepada media perihal organisasi nonprofit yang dikelola Pemerintah Belanda. ( foto : NIDA KHAIRIYYAH/POJOK BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kerja sama Indonesia dengan Belanda terjalin begitu baik, terbukti hadirnya organisasi Nuffic Neso Indonesia sejak tahun 2.000 telah menjembatani para pelajar untuk mengemban ilmu di negeri kincir angin.


Organisasi nonprofit yang dikelola pemerintah Belanda, menyalurkan 500 hingga 2.100 siswa pertahunnya dari Indonesia untuk melakukan pendidikan di 14 universitas Belanda.

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter Van Tujil menyebut, kualitas pendidikan di Belanda berada diurutan 3 terbaik dalam skala 200 ranking dunia.

“Berbagai program studi diambil para mahasiswa, namun terfavorit jurusan pertanian, bisnis managemen, perairan, maritim dan managemen air,” ujar pria yang kini sudah fasih berbahasa Indonesia.

Peter yang didampingi Koordinator Promosi Edukasi Nuffic Neso, Inty Dienasari menjelaskan, kelebihan mengemnyam pendidikan di Belanda ialah tak wajib mempelajari bahasa asli negara yang khas akan kejunya.

“Basicnya adalah Bahasa Inggris, sehingga mereka dengan mudah mengikuti pembelajaran di Belanda, saat ini jumlahnya 112.000 mahasiswa dari 164 negara ada di Belanda,” ujar Peter.

Dalam waktu dekat, Dutch Placement Day (DPD) atau pameran pendidikan tinggi Belanda siap digelar di Kota Surabaya (6 November 2018) dan Jakarta (9 November 2018). Hal tersebut, sebagai langkah sosialisasi seluruh universitas di Belanda kepada warga Indonesia.

Pameran yang di tujukan bagi yang ingin melanjutkan jenjang Bachelor (s1) hingga Doktoral (PhD), 230 peserta calon PhD sudah siap diseleksi oleh 15 profesor di Indonesia yang akan hadir dalam kegiatan DPD.

“Berbeda sekali dengan DPD sebelumnya, tahun ini adanya kerjasama dengan Academic Transfer yaitu menginformasikan lowongan kerja bagi peneliti yang ingin mengambil gelar PhD untuk memperoleh Letter of Administration (LOA),” ujar Inty menambahkan.

Selain itu, lanjut Inty, bagi pelajar ingin mengambil gelar sarjana atau master harus memastikan diri diterima di universitas yang ditujunya. Setelah itu, prosesnya dijamin tidak akan ribet hanya dengan daftar online, menyertakan foto ijazah, transkrip, bukti kelusan di universitasnya, menunggu proses 2 bulan baru bisa berangkat.

“Lulusan yang tidak terakreditasi tidak akan bisa bisa melanjutkan ke universitas di Belanda,” pungkasnya.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …