Musim Kemarau, Kota Bandung Alami Darurat Air Bersih

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Anggota DPRD Kota Bandung Yusuf Supardi mendesak Walikota Bandung yang baru dilantik Oded M  Danial bersama wakilnya Yana Mulyana agar fokus pada program pengadaan air bersih berupa pipanisasi dari sejumlah mata air di kawasan Bandung Timur.


Musim kemarau yang sudah terjadi sekitar tujuh bulan terakhir di Kota Bandung, Jawa Barat mengakibatkan sejumlah daerah mengalami kekeringan di sawah dan tanah garapan, serta berdampak pada sulitnya mendapatkan air bersih. Salah satunya di beberapa RW di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

“Saya harapkan Pemkot Bandung melalui Mang Oded dan Kang Yana sebagai Walikota yang baru untuk fokus dibidang kepentingan air bersih, karena warga sangat memprihatinkan,  mereka mengantri di masjid sekitar selama berjam-jam untuk mendapatkan air bersih,” kata Yusuf di Bandung, Minggu (23/9/2018).

Yusuf menilai, jika hanya mengandalkan sumur artesis maka sewaktu-waktu akan kembali mengalami penyusutan air, sehingga harus kembali membuat sumur baru. Jika pipanisasi dilakukan, timpal Yusuf, dengan jarak dua hingga tiga kilometer dari perumahan warga ke sejumlah mata air, maka ribuan kepala keluarga dapat diselamatkan dari kesulitan mendapatkan air bersih.

Dengan biaya Rp500 juta sampai Rp1 miliar, menurut Yusuf, maka kesulitan warga mendapatkan air bersih dapat diatasi tanpa harus membayar listrik dengan biaya mahal. Pihaknya berharap Pemkot Bandung melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)  Tirtawening dapat segera bergerak melalukan pipanisasi dan mencari mata air yang baru di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

(els/int/peh)

Loading...

loading...

Feeds

Menyongsong Peradaban Baru Era 5.0

SEIRING perjalanan hidup manusia beserta peradaban yang dilahirkannya, kemajuan industri dan teknologi kerap tercermin dari masa ke masa. Generasi demi …