Investor Pasar Baru Harus Punya Rp 3,6 Triliun

Pasar Baru

Pasar Baru

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemkot Bandung melalui PD Pasar Bermartabat akan mencari pengelola baru untuk mengurus Pasar Baru (Pasbar) yang mampu memberi kontribusi Rp 3,6 triliun selama kurun waktu 30 tahun.

Dirut PD Pasar Berbartabat Ervan Maksum mengatakan selama ini potensi pendapatan dari Pasar Baru didapat dari hasil penghitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) melalui skema bisnis yang harus menguntungkan.

“Dulu sistemnya Build Operate Transfer (BOT) untuk membangun investasi. Sekarang bangunan sudah ada, kembali investasinya,” ujar Ervan, Minggu (23/9/2018).

Menurut Ervan dari hasil kajian seharusnya kerja sama baru tersebut harus menguntungkan bagi pemerintah minimal Rp 100 miliar per tahun. “Seharusnya selama 30 tahun itu Rp 3,6 triliun. KJPP itu menjadi menjadi dasar appraisal kita kalau mau kontrak 30 tahun lagi,” katanya.

Ervan mengatakan, BOT sebelumnya antara PD Pasar Bertabat dengan PT Atanaka Persada Permai (APP) akan berakhir pada 29 Desember 2018. Berdasarkan kajian, Pemkot Bandung harus mencari mitra baru dengan skema bisnis yang berbeda.

“Selama ini per tahun sekitar Rp 1,2 miliar. Kalau dikalikan 30 berarti Rp 36 miliar. Sementara kalau KJPP sekarang menilai Rp 3,6 triliun. Dulu kan wajar karena membangun. Karena sekarang tidak membangun, angkanya harus segitu, siapa pun investornya,” ucapnya.

Untuk itu, kata Ervan, pihaknya sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin mengelola Pasar Baru. Asalkan apa yang diharapkan dan disepakati di awal bisa terpenuhi dan dijalankan secara pofesional.

Disinggung soal kemungkinan Pasar Baru dikelola oleh PD Pasar Bermartabat, Ervan mengatakan hal itu bisa saja dilakukan. Bahkan keuntungan yang diperoleh bisa lebih besar karena pemerintah tinggal merekrut tenaga profesional untuk menjalankannya.

Hanya saja saat ini ia lebih memilih untuk menyerahkannya pada pemerintah apakah akan dikelola PD Pasar atau diserahkan ke pihak ketiga melalui skema bisnis yang menguntungkan.

“Kalau kita kelola sendiri, cashflow kita bisa sampai Rp 10 triliun bisnisnya. Kalau mengelola sendiri kan tinggal merekrut profesional,” ujarnya.

Meski begitu Ervan menyerahkan kebijakan tersebut pada Wali Kota Bandung Oded M Danial. Namun satu hal yang pasti PT APP selaku pengelola saat ini sudah harus menyerahkan Pasar Baru terhitung mulai 30 Desember 2018.

(dtk/tro/peh)

loading...

Feeds

Bank Muamalat Incar Nasabah Prioritas

BANDUNG –Bank Muamalat menggelar Customer Gathering di Bandung, pada Kamis, (13/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian kampanye gerakan #AyoHijrah, sekaligus mempererat …