Sejahterakan Masyarakat KBB, Akur Fokus Program 100 Hari Kerja

Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan,memberikan keterangan

Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan,memberikan keterangan

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pasangan Aa Umbara Sutisna-Hengki Kurniawan (Akur) yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Nasdem, PAN, PKS dan PKPI ini sejak masa kampanye menjanjikan akan membawa perubahan pada masa kepemimpinannya tersebut.

”Pada waktu kampanye, ada beberapa janji yang kita sampaikan ke masyarakat. Nah pada program 100 hari kerja, janji-janji itu kita upayakan untuk dicicil satu persatu,” ujar Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Dikatakannya, program Akur untuk menuju perubahan tersebut memerlukan waktu. Namun hal itu, bisa dilakukan Akur diawali dengan program 100 hari kerja.

Bersama dengan Aa Umbara, Hengki akan berbagi peran untuk mewujudkan janji-janji itu, yang tentunya bisa membuat masyarakat KBB bahagia dan sejahtera.

“Dalam implementasinya memiliki trik tersendiri untuk membangun KBB. Dalam menjalankan program pembangunanpun tidak terlepas dari unsur inovasi, kreativitas dan kolaborasi,” ungkapnya.

Hengki menjelaskan, secara rinci tentang langkah-langkah yang dilakukan Akur dalam 100 hari kerja, antara lain, melakukan konsolidasi internal di birokrasi pemerintahan. Menurutnya langkah itu sebagai awal untuk menjaga kenyamanan dalam bekerja.

“Untuk menjaga kekompakan di birokrasi pemerintahan, kita akan melakukan koordinasi internal sehingga komunikasi diantara kita lancar dan nyambung,” tuturnya.

Menurut Hengki, hal itu untuk menghindari agar antar Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), tidak saling lempar tanggung jawab dan berjalan masing-masing. Namun diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan secara kompak.

Selain itu, Akur juga akan membangun komunikasi dengan pihak-pihak lainnya seperti dengan Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), agar langkah Akur dalam menjalankan roda pemerintahan tidak terjebak dengan persoalan hukum.

Khusus tentang tugas pokok dan fungsi sebagai pihak yang memiliki kewenangan untuk pengendalian internal Hengki akan memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan yang dilaksanakan oleh SKPD tersebut. Sebagai salah satu contoh, dalam pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), pihaknya akan meminimalisir praktek pencaloan.

”Kita akan jemput bola dan memanfaatkan ojek / kurir untuk menjemput dan mengantar berkas – berkas penduduk dari kecamatan ke Pemkab,” ungkapnya.

Masih agenda 100 hari kerja, Akur juga akan menata Kantor Pemkab Bandung Barat supaya lebih kekinian, ramah dan nyaman. Hengki berharap, jika kantor Pemkab telah tertata dengan baik, masyarakat bisa ikut menikmati keindahan dan kenyamanannya. Kantor Pemkab pun, menurutnya bisa dijadikan tempat wisata birokrasi.

Khusus di lantai dua Gedung Utama, tempat dirinya bertugas akan ditata dengan konsep yang bisa menciptakan kreativitas para anak muda.

“Saya ingin di ruangan itu dijadikan tempat kumpul-kumpul anak muda yang menciptakan berbagai kreativitasnya. Karena saya akan fokus membangkitkan ekonomi kreatif kaum milenial,” ungkapnya.

(bie)

loading...

Feeds

Ini Varian Kosmetik Baru Marcks’ dan Venus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilihan produk kosmetik sebaiknya mempertimbangkan segi kecantikan dan kesehatan. Inilah yang mendorong PT Kimia Farma (Persero) Tbk …