Dewan Kritisi  Rencana Pembangunan Ekonomi

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati (kiri)

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati (kiri)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – RAPBD Perubahan tahun 2018 telah disampaikan Pemprov Jabar. Komisi juga  telah menindaklanjuti usulan tersebut melalui rapat kerja bersama mitra kerja.


Dari pertemuan Komisi II DPRD Jabar yang membidangi Bidang Perekonomian bersama mitra kerja, ada hal yang menjadi bahan untuk dikritisi.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati mengatakan, untuk pengembangan ekonomi, Pemprov. Jabar melalui Dinas KUKM Jabar telah merencanakan program one produk one pesantren.

Menyikapi rencana tersebut, mengingat jumlah pesantren di Jabar ada dalam jumlah banyak dan tersebar di berbagai kota/kabupaten, pada tahap awal harus dilakukan pemetaan kondisi pesantren berikut produk yang bisa dibuat dari masing-masing pesantren.

Dengan demikian, one produk one pesantren tahun ini hanya bisa dilaksanakan sebatas pilot project.

Untuk memaksimalkannya dibutuhkan waktu yang cukup lama dan berkesinambungan. Selanjutnya, lanjut Lina, berdasarkan pertemuan dengan Disparbud Jabar dari ekpos usulan program berikut usulan anggaran, ketersediaan anggaran masih menjadi persoalan terutama berkenaan dengan pengembangan destinasi di beberapa daerah.

Idealnya pengembangan destinasi wisata yang ditargetkan harus terbentuk di semua daerah membutuhkan dana yang cukup besar.

(man/mun)

 

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …