Panjang Trotoar Bandung177 Km, Jalan 1.200 Km

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Panjang trotoar di Kota Bandung tidak seimbang dengan panjang jalannya.

“Panjang jalan di Kota Bandung 1.200 kilometer, sementara panjang trotoar hanya 177 kilometer,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum ( DPU) Kota Bandung Arief Prasetya, Sabtu (22/9/2018).

Arief mengatakan, ketidakseimbangan ini lantaran perkembangan pembangunan di Kota Bandung. Sehingga, tidak semua jalan memiliki trotoar.

“Di beberapa kawasan, ada perluasan jalan, sehingga membuat trotoar di kawasan tersebut hilang,” tambahnya.

Beberapa ruas jalan yang tidak memiliki trotoar di antaranya di Kawasan Ciwastra dan Kawasan Ujungberung.

“Kalau untuk jalan protokol, semua sudah punya trotoar, yang belum punya memang rata-rata kawasan penyangga,” terang Arief.

Namun, untuk membuat agar seluruh jalanan di Kota Bandung memiliki trotoar, Arief mengatakan tidaklah mudah. Pasalnya saat membuat trotoar, harus bersamaan dengan membuat drainase, agar tidak harus gali lubang tutup lubang berkali-kali.

.”Bahkan tahun ini pun tidak ada anggaran untuk penambahan trotoar, tahun ini baru DED-nya saja. Kita baru menganggarkan di tahun depan,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Folmer Silalahi mengatakan, memang sangat sulit membuat semua jalan di Kota Bandung memiliki trotoar.

“Karena sesuai dengan kondisi jalan, hirarki, tentu menyebabkan ada sebagian jalan yang gak punya trotoar,” kata Folmer.

Untuk itu, kata Folmer, pihaknya mengajak Kota Bandung untuk memikirkan solusi, agar bisa membuat trotoar di lahan-lahan yang seadanya.

Misalnya dengan menutup drainase dan gorong-gorong, sehingga bisa digunakan untuk pejalan kaki.

Selain itu, bisa juga dengan melakukan pembebasan lahan, di halaman rumah warga seluas 1 meter persegi, untuk dibuat trotoar.

“Solusi lain misalnya dengan menggunakan sonsep skywalk. Itu kan sebenarnya trotoar melayang. Bisa dibangun di beberapa titik,” tambah Folmer.

Namun, itu semua merupakan konsep jangka panjang. Dan menurut Folmer sendiri, tidak ada solusi jangka pendek untuk mengatasi ini.

“Karena membuat trotoar membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Sehingga, untuk solusi jangka pendek tidak memungkinkan,” pungkasnya.

 

(mur/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

dinkes

Dinkes Bandung Utamakan Kualitas Puskesmas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas Puskesmas. “Untuk kondisi sekarang, yang penting bagi …
sukabumi

Pick-Up Colt L300 Dominasi Sukabumi

POJOKBANDUNG.com, PT SRIKANDI Diamond Cemerlang Motors dealer Mitsubishi Wilayah Sukabumi, didukung PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Distributor …
dpd

DPD KNPI Kota Bandung Gelar Orientasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peringati hari kemerdekaan Republik Indonesia, DPD KNPI Kota Bandung menggelar orientasi 210 peserta di salah satu pusat pendidikan …
kodim

Kemarau, Kodim 0605 Subang Bantu Petani

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Kodim 0605/Subang telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau panjang. Salah satunya adalah dengan melakukan pengawalan …
zurich

Zurich Luncurkan Asuransi Kelas Dunia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi penyakit kritis terbaru Zurich Critical Advantage (ZCA) dengan manfaat utama perawatan medis …
silat

1.200 Atlet Pencak Silat Siap Berlaga

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 1.200 atlet silat dari berbagai perguruan pencak silat dari berbagai provinsi dipastikan akan mengikuti ‘Pencak Silat …
perdamaian

MWA Unpad Belum Ajukan Perdamaian

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tim Pengacara calon rektor (carek) Unpad, Prof Atip Latipulhayat, mengakui belum mendapat ajakan perdamaian secara serius dari Majelis …