APBD Perubahan Kabupaten Subang Tahun 2018 Diproyeksi Tembus Rp3,07 Triliun  

Plt Bupati Subang (kiri)  berjabat tangan dengan wakil ketua DPRD Subang usai menggelar rapat paripurna DPRD Subang, Senin (17/09/2018).

Plt Bupati Subang (kiri) berjabat tangan dengan wakil ketua DPRD Subang usai menggelar rapat paripurna DPRD Subang, Senin (17/09/2018).

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Setelah sempat mengalami defisit anggaran sebesar Rp249 miliar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Subang Tahun 2018 diproyeksi mencapai Rp3,07 triliun.Hal ini disampaikan Plt Bupati Subang Ating Rusnatim.


Menurut Plt Bupati, dalam perjalanan pembangunan daerah tahun 2018, tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan-perubahan kebijakan, baik pendapatan dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan asumsi APBN serta beberapa program dan kegiatan yang digulirkan kepada APBD Subang, membawa konsekuensi adanya perubahan APBD tahun anggaran 2018.

“Hal ini pun saya sampaikan dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda Nota Pengantar LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati dan Wakil Bupati Subang Tahun 2013-2018, pada Senin (17/9/2018) kemarin, ” kata Ating Rabu (19/9/2018)

Ating menjelaskan, mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, pada pasal 154 ayat 1 bahwa perubahan APBD Kabupaten Subang berdasarkan, pertama, perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD (KUA) disebabkan adanya asumsi yang berubah diantaranya asumsi pendapatan belanja daerah dan pembiayaan.

Kedua, lanjut Ating, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan. Ketiga, keadaan darurat yakni terjadi keadaan berada di luar kendali pemerintah daerah seperti bencana kecil; dan keempat keadaan luar biasa yakni keadaan ini tidak terjadi pada perubahan tahun 2018.

Berdasarkan hal tersebut, pada perubahan APBD Tahun 2018, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp766,49 miliar, dari semula sebesar Rp2,19 triliun menjadi Rp2,95 triliun.

“Sedangkan belanja daerah pada perubahan APBD Tahun 2018 ini diproyeksikan meningkat sebesar Rp644,35 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp2,43 triliun menjadi Rp3,07 triliun,” ungkap Ating.

(anr) 

 

Loading...

loading...

Feeds