Speed Bumper Alias Polisi Tidur Bisa Timbulkan Kecelakaan

Ilustrasi (istimewa)

Ilustrasi (istimewa)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Adanya speed bumper di jalan raya, tidak serta merta memberikan dampak positif bagi keselamatan. Sebab tak jarang  pembatas kecepatan itu malah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara. Biasanya, pembatas kecepatan yang mengakibatkan kecelakaan lantaran, pemasangan yang tidak sesuai dengan tempat.


Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi Endang mengatakan, dalam setiap pemasangan  speed bumper ada aturan serta teknisnya. Sehingga, tidak bisa memasang sembarangan.

“Warga sebetulnya tidak bisa membuat polisi tidur sendiri dan ditempatkan seenaknya. Karena pembuatan polisi tidur itu ada spesifikasinya tersendiri,” ujar Endang saat ditemui, Selasa (18/9/2018).

Dia melanjutkan, kebijakan pemasangan menjadi kewenangan pihaknya. Itu pun berdasarkan aturan tentang pembuatan pembatas kecepatan yang  tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Memang polisi tidur dibuat untuk mengurangi kecepatan kendaraan hingga meminimalisir kecelakaan lalu lintas, tapi banyak juga pengendara yang mengeluhkan polisi tidur justru membuat celaka. Itu akibat pemasangannya yang tidak sesuai,” terangnya.

Untuk menyesuaikan penempatan polisi tidur agar sesuai dengan spesifikasi, lanjut dia, pihaknya terlebih dahulu akan mengiventarisir,  jika spesifikasinya tidak sesuai  akan diperbaiki secara perlahan. Polisi tidur sendiri hanya boleh dipasang di jalan lingkungan dan jalan kota kelas III.

“Kita secara perlahan akan coba membenahi. Nanti pas kita pasang lagi sekalian kita informasikan bahwa jalan kota atau arteri itu tidak boleh dipasang speed bumper. Sementara untuk jalan kota yang memang dilarang untuk dipasang speed bumper, maka akan disiasati dengan pemasangan pita kejut atau speed trap,” jelasnya.

(cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Seribu Masyarakat Adat Baduy Divaksin Covid-19

RADARBANDUNG.id- PEMERINTAH terus meningkatkan program vaksinasi Covid-19. Termasuk kepada kelompok masyarakat adat. Seperti vaksinasi Covid-19 untuk seribu masyarakat adat di …