Tingkatkan Pemahaman Program JKN-KIS kepada Serikat Pekerja di Kota Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Banyaknya masyarakat yang belum memahami Program JKN-KIS membuat BPJS Kesehatan terus melakukan kegiatan-kegiatan baik langsung ke masyarakat ataupun melalui lembaga-lembaga yang dekat dengan masyarakat sehingga dapat memperluas jangkauan informasi langsung kepada masyarakat salah satunya dengan melakukan audiensi dan sosialisasi kepada serikat pekerja, yang dalam kesempatan kali ini adalah FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) Kota Cimahi pada Selasa, (18/09/2018).


“Dari sisi BPJS Kesehatan, tentu sosialisasi seperti ini sangat membantu dalam hal menyebarkan dan menginformasikan lebih luas terkait program-program BPJS Kesehatan. Sedangkan bagi rekan-rekan yang hadir tentu menambah pengetahuannya tentang BPJS Kesehatan, program JKN-KIS dan dapat mengedukasi lingkungan kerja, saudara, atau tempat tinggalnya,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Yudha Indrajaya.

Dalam kegiatan tersebut salah satu pengurusFSPMI, Yayan Mulyana berpendapat bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat agar pemberian informasi yang akurat tentang JKN-KIS kepada masyarakat dapat diterima secara merata dan dapat menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dan .

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami jadi lebih tahu dan bisa berkomunikasi lebih dekat dengan BPJS Kesehatan mengenai apa keluhan yang sering terjadi di masyarakat dan apa solusinya. Nanti kami bisa sampaikan kepada masyarakat sekitar mengenai informasi yang sudah diberikan BPJS Kesehatan ini,” ungkap Yayan.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 20 pengurus dan anggota FSPMI Kota Cimahi tersebut diisi dengan diskusi antar kedua pihak. Dalam kesempatan tersebut dibicarakan juga terkait sampai saat ini masih adanyabeberapa perusahaan yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya ke program JKN-KIS.

“Di lapangan masih ada pekerja yang belum terdaftar dari perusahaannya, kita diskusi dan menjawab berbagai problem di lapangan yang dirasakan teman-teman selanjutnya kita kasih informasi yang solutif,” tambah Yudha.

Adapun diskusi dalam kegiatan tersebut mayoritas mengenai keluhan masyarakat khususnya pekerja tentang kurangnya kesadaran pengusaha untuk mendaftarkan pekerjanya secara keseluruhan.

Seluruh serikat pekerja serta lembaga-lembaga lainnya diharapkan dapat menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat yang mungkin belum mengetahui dengan secara lengkap dan jelas mengenai program JKN-KIS mulai dari proses pendaftaran, pembayaran iuran hingga pelayanan di FKTP dan FKRTL.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …