Ridwan Kamil Ajak Pejabat Jabar Miliki Akun Medsos

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melakukan rapat pimpinan (rapim) bersama para kepala perangkat daerah Pemprov Jabar. Dalam rapim tersebut disampaikan seluruh dinas wajib memiliki akun media sosial.


Ridwan Kamil meminta para kepala daerah mengikuti cara kerja dan gaya kepemimpinannya. Salah satu cara kerjanya yakni merangkul semua elemen masyarakat lewat akun media sosial, terkhusus Instagram.

Pemimpin yang memiliki akun @ridwankamil ini menginstruksikan agar semua dinas memiliki akun media sosial seperti facebook, twitter dan instagram. Hal itu akan berdampak positif dalam cepat tanggapnya merespon segala keluhan masyarakat Jabar.

“Saya perintahkan semua dinas punya akun media sosial twitter, facebook, instagram,” kata Emil sapaanya di Gedung Sate, Senin (17/9/2018).

Melalui akun Medsos, kata Kang Emil diharapkan pemerintah akan semakin cepat merespon keluhan masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi media edukasi dan informasi progres program pembangunan kepada masyarakat. “Kita harus punya tim yang cepat merespon sehingga Pemprov Jabar menjadi pemerintahan yang cepat tanggap,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dari hasil Tim Optimasi dan Sinkronisasi Jabar Juara Lahir Batin, sekitar 740 program merupakan hasil dari aspirasi masyarakat. Maka program-program itu akan menjadi RPJMD Jabar lima tahun kedepan. Untuk itu seluruh OPD Jabar harus segera bekerja cepat mewujudkan aspirasi warga tersebut. “Kita akan mengerjakan 740 program, itu kan aspirasi dari masyarakat dikombinasikan dengan visi misi. Akan kita evaluasinya progresnya per empat bulan,” terangnya.

Kang Emil pun mengambil sikap tegas kepada para kepala daerah, waktu satu minggu para kepala dinas hingga pejabat eselon IV akan menandatangani pakta integritas kontrak kerja dengan dirinya. Apabila dalam waktu tersebut tidak bisa memenuhi target maka pejabat tersebut harus mengundurkan diri dari jabatannya. Kebijakan itu pun berlaku untuk kepala dinas sampai eselon IV. “Kalau gagal atau tidak berhasil maka menjadi surat pengunduran diri dari jabatan,” tandasnya.

(ona)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …