Fokus Nyaleg, Dirut PD Pasar Bermartabat ‘Telantarkan’ Proyek

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Ervan Maksum

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Ervan Maksum

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Proyek pembangunan pasar di Kota Bandung ditinggalkan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Ervan Maksum. Ia memilih fokus menjadi caleg DPR RI, sehingga jabatan Dirutnya dilepas pada  Senin (17/9/2018).


“Saya mengundurkan diri, untuk memenuhi persyaratan dari KPU sebagai calon anggota legislatif DPR RI,” ujar Ervan kepada wartawan.

Ervan mengundurkan diri dengan meninggalkan beberapa proyek pembangunan pasar. Di antaranya, Pasar Cihaurgeulis, Pasar Sederhana dan Pasar Astanaanyar.  “Yang belum memang Pasar Kiaracondong,” katanya.

Selain itu, yang juga sedang dalam proses mediasi adalah aset di Pasar Gedebage. ‘Yang sebagian masih dimiliki PT. Ginanjar,” paparnya.

Untuk Pasar Astanaanyar dan Pasar Sederhana, Ervan mengaku, sudah selesai. Bahkan untuk Pasar Astanaanyar sudah diresmikan.

Namun, untuk Pasar Sederhana, ada yang masih dikerjakan yaitu pemindahan terminal. Selama ini, Pasar Sederhana memang terhalangi oleh terminal .

“Jadi nanti, posisi terminalnya akan pindah ke tempat yang lebih dekat dengan kantor PD Pasar,” tegasnya.

Sementara untuk Pasar Cihaur Geulis baru mulai ground breaking dan pembangunan pondasi.  “Rencananya, untuk Pasar Cihaur Geulis ini akan selesai pada Maret tahun depan,” tambahnya.

Ke depan, untuk posisi pengganti Dirut PD Pasar, Ervan menyerahkan sepenuhnya kepada walikota.

Apakah akan diambil dari posisi dua orang direktur yang sudah ada, yaitu dari  Direktur Umum atau Direktur Operasional.

Menanggapi pengunduran diri Ervan ini, Plh Walikota Bandung Dadang Supriatna mengatakan, sebagai Plh dirinya tidak punya kewenangan untuk mengangkat dan memberhentikan Dirut PD Pasar. “Kewenangan saya sekarang terbatas,” kata Dadang.

Karenanya, lanjut Dadang, yang harus dilakukan sekarang adalah, komunikasi anatara Ervan dengan KPU, apakah memungkinkan untuk menggunakan surat keterangan pengunduran diri atau tidak.

“Mungkin KPU kan punya batas waktu, nah apakah waktu tersebut bisa menunggu sampai SK Pengunduran Diri itu keluar atau tidak,” katanya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …