Gawat! Mogok Mengajar Guru Honorer Berpotensi Meluas

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih khawatir gerakan mogok mengajar yang dilakukan guru honorer di sejumlah daerah berpotensi meluas ke berbagai sektor tidak hanya di dunia pendidikan.


Fikri pun meminta pemerintah segera merespons aspirasi guru honorer, sehingga tidak membuat pelayanan lain terganggu.

“Pemerintah harus segera merespons dan berkomunikasi dengan mereka untuk menjaga keberlangsungan pelayanan di berbagai sektor yang banyak tenaga honorernya,” ucap Fikri, Minggu (16/9/2018).

Politikus PKS ini menyebutkan bahwa terkait masalah tenaga honorer kategori dua (K2) ini, pemerintah sudah diundang dalam rapat gabungan dengan di DPR beberapa waktu lalu.

Masalah sekitar 458 ribu honorer K2 di berbagai instansi akan segera dicari solusinya. “Tuntutan DPR sebagaimana aspirasi tenaga honorer, adalah meminta janji pemerintah karena sudah pernah dijanjikan untuk jadi PNS seluruhnya,” tegas Fikri.

Hanya saja dengan pertimbangan sebagian dari mereka sudah ada yang diangkat CPNS tanpa tes, data mereka juga dinamis dan pertimbangan kemampuan keuangan pemerintah yang terbatas, maka skema penyelesaiannya menjadi tiga.

Pertama, bagi mereka yang memenuhi syarat perundangan yang ada, maka akan masuk seleksi CPNS. Kedua, bila tidak memenuhi syarat dan atau tidak lolos seleksi CPNS, maka akan diseleksi menjadi Pekerja Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Ketiga, bila tidak lolos melalui dua skema tersebut maka akan diangkat menjadi tenaga dengan honor atau gaji sesuai UMK (Upah Minimum Kabupaten).

“Hanya memang terlihat pemerintah kurang sosialissi dan terkesan tidak responsif dengan tuntutan tenaga honorer, sehingga wajar bila mereka mogok,” kata Fikri. 

(fat)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …