Hampir Lima Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Bandung Mendapat Stimulan

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser saat menjadi pembicara pada Sosialisasi Perbaikan RTLH yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Soreang, Kamis (13/9/2018).

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser saat menjadi pembicara pada Sosialisasi Perbaikan RTLH yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Soreang, Kamis (13/9/2018).

POJOKBANDUNG.com, KABUPATEN BANDUNG – Kurun waktu tiga tahun, pada periode kedua masa kepemimpinan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser,SH,S.Ip.,M.Ip, sebanyak 4.911 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sudah mendapatkan stimulan.

Sejak tahun 2016 hingga 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung secara bertahap melakukan kegiatan perbaikan RTLH di seluruh wilayah, yang diintervensi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Gubernur Jawa Barat dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari APBN.

Bupati mengatakan dari 70 ribu RTLH yang ada di Kabupaten Bandung, saat ini menyisakan sekitar 17 ribu. Melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), rencananya Pemkab akan terus mengoptimalkan pembangunan.

Dia berharap, melalui kegiatan RTLH tersebut, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat termotivasi dan tergerak untuk melakukan perbaikan kondisi lingkungan permukiman.

”Kita akan terus berupaya melakukan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, namun memang tidak bisa terpenuhi seluruhnya sekaligus. Ada tahapan, proses, prosedur dan penentuan skala prioritas dalam menentukan sasaran kegiatan ini,” ungkap Bupati seusai acara Sosialisasi Perbaikan RTLH yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Soreang, Kamis (13/9/2018).

Bukan pekerjaan mudah mewujudkan lingkungan permukiman yang layak dan baik, maka dari itu Bupati  menekankan agar kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan antara pemerintah, swadaya masyarakat dan para pelaku pembangunan itu sendiri.

”Namun saya yakin, peran serta aparat pemerintah dan swadaya masyarakat dalam pembangunan, khususnya perbaikan lingkungan permukiman, mempunyai kemampuan yang tidak diragukan lagi dalam menyebarkan pesan-pesan yang positif kepada masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati menyebutkan, kegiatan stimulan untuk perbaikan RTLH tahun 2018 ini akan direalisasikan sebanyak 720 unit dari APBD. Sementara dari sumber atau program lain yang sedang dilaksanakan dari APBD provinsi Jawa Barat, melalui program bantuan sosial rutilahu perdesaan provinsi Jabar sebanyak 816 unit.

“Mudah – mudahan dengan kegiatan ini, jumlah RTLH di Kabupaten Bandung bisa berkurang dan dapat memotivasi masyarakat untuk berswadaya dan bergotong royong, khususnya dalam mewujudkan rumah yang layak huni, sehat, nyaman dan lingkungan yang tertata,” harap Bupati dihadapan ratusan Kepala Desa di Kabupaten Bandung itu.

Pada kesempatan yang sama  Kepala Disperkimtan Ir. Erwin Rinaldi.,M.Sc menambahkan, dalam waktu tiga tahun, sebanyak 4.911 RTLH diberikan stimulan, diantaranya tahun 2016 kegiatan RTLH APBD sebanyak 885 unit, tahun 2017 dari dana APBD 1.150 unit, DAK 529 unit, BSPS 325 unit dan dari RTLH bantuan gubernur sebanyak 486 unit.

“Sedangkan kegiatan RTLH pada tahun 2018 dari APBD sebanyak 720 unit dan bantuan gubernur 816 unit. Dari total kegiatan RTLH selama 3 tahun, terserap anggaran mencapai 55,7 miliar.  Ini semua merupakan upaya pemerintah yang dilakukan secara berkesinambungan dalam menekan angka RTLH dan mendorong masyararakat untuk bisa mendapatkan permukiman yang layak,” pungkas Erwin.

(apt)

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …