Oded: Maraknya Aksi Begal Akibat Kondisi Masyarakat Sedang Terganggu

Walikota Bandung Oded M Danial.

Walikota Bandung Oded M Danial.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Plt Walikota Bandung, Oded M Danial angkat bicara ihwal maraknya aksi begal yang belakangan marak terjadi. Menurutnya, kriminalitas jalanan tersebut merupakan dampak dari kondisi masyarakat yang sedang terganggu.

“Saya melihat persoalan sosial di masyarakat sekarang ini sedang terganggu, bahkan kondisi negara yang sedang tidak baik,” ujar Oded.

Karenanya, kata Oded, sangat penting kehadiran pemerintah, baik di tingkat daerah mupun pusat untuk memperhatikan masalah ini.

“Kita harus bisa meningkatkan koordinasi disegala lini, Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) harus bagus, karena menghadapi masalah ini tidak bisa parsial,” terang Oded.

Terkait penambahan CCTV, Oded kembali menekankan pihaknya sangat setuju. Namun penambahan harus berdasarkan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Jadi titik-titik yang akan ditambah CCTV harus ada koordinasi dengan kepolisian,” katanya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil kajian dari kepolisian mengenai titik-titik penambahan CCTV. Demikian halnya dengan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU). Oded menyampaikan harapannya, kepada KPBU Bandung Infra Investama (BII) bisa menyelesaikan pembangunan masalah tersebut.

“BII harus bekerja secepatnya agar PJU bisa segera terbangun,” tegasnya.

Sementara itu anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Ade Fachruroji mengatakan, sebenarnya Kota Bandung sudah punya instrumen keamanan untuk warganya. Namun sayang semua tidak ramah pengguna.

“Misalnya, kan Kota Bandung memiliki tombol panik button yang bisa diakses melalui telepon genggam, tapi namun sayang penggunaannya tidak mudah,” kata Ade.

Semestinya, aplikasi yang dibuat oleh Pemkot Bandung lebih mudah, menarik dan menyenangkan untuk digunakan. Sehingga, masyarakat tidak kebingungan apalagi enggan menggunakan aplikasinya.

“Tidak banyak warga yang menggunakan aplikasi tombol itu. Padahal pembuatannya diperuntukkan bagi warga yang keselamatannya sedang terancam, semestinya warga merasa terbantu dengan aplikasi ini,” tegas Ade.

Ade juga mengatakan, bahwa untuk menambah CCTV sebagai infrastruktur penunjang aplikasi keselamatan, bisa lebih baik. Salah satu caranya, dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memgetahui dimana sebaiknya dipasang.

“Dengan koordinasi ini, dipastikan pemasangan CCTV lebih efektif dan efesien anggaran,” pungkasnya.

(mur)

loading...

Feeds

desa wisata

15 Desa Wisata di Subang Resmi Dilaunching

POJOKBANDUNG.com, SUBANG-Bupati Subang, H.Ruhimat didampingi wakilnya Agus Masykur Rosyadi dan Kadisparpora Subang H.Ugit Sugiana resmi melaunching sedikitnya 15 Desa Wisata …

Dispora Jabar Gembleng SP3OR di Pangandaran

Tenaga Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan Olahraga (SP3OR) Jabar mengikuti acara peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga SP3OR Jabar tahun 2019 di …

Atta Halilintar Cari Jodoh Dibantu Orang Tua

YouTuber Atta Halilintar kembali membuat heboh warganet dengan capaian subscriber menembus 11 juta. Sukses di pekerjaan yang dilakoninya dan sibuk membuat konten, …