Bus Maut Sukabumi Tewaskan 21 Orang, Kapolda Jabar: Over Kapasitas

Warga berusaha mengevakuasi para korban laka bus pariwisata di jalur alternatif Cikidang - Palabuhanratu, Sukabumi, Sabtu (8/9/2018). Foto:detikcom

Warga berusaha mengevakuasi para korban laka bus pariwisata di jalur alternatif Cikidang - Palabuhanratu, Sukabumi, Sabtu (8/9/2018). Foto:detikcom

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polisi masih mengusut penyebab bus maut di Sukabumi yang menewaskan 21 penumpang. Penyelidikan sementara, bus tersebut over kapasitas.

“Informasi yang saya dapat ini over kapasitas,” ucap Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto di Bandung, Selasa (11/9/2018).

Bus memiliki batasan penumpang sebanyak 32 orang itu malah diisi hingga 39 orang. Bus pariwisata itu masuk jurang di jalur alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu lalu.

“Over jumlahnya,” kata Agung.

Agung menjelaskan bus yang dipakai oleh rombongan karyawan PT Catur Putra Group (CPG) Bogor itu bukan bus trayek. Bus itu disewa oleh perusahaan.

“Bukan bus trayek ya, tapi bus sewaan,” ujarnya.

Untuk mengusut lebih dalam, polisi akan menggandeng agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk proses penyelidikan. “Kita kerja sama dengan ATPM kemudian dengan dinas perhubungan juga,” kata Agung.

Bus Jakarta Wisata Transport terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di Jalan Alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018), sekitar pukul 12.14 WIB. Tercatat 21 orang tewas dan 18 lainnya luka.

(detikcom/pojokbandung)

loading...

Feeds