Ternyata Lubang Tengah Sawah Akibat Kikisan Air

Tim Speleologi dan Caving Sukabumi (Spelcabumi) lakukan investigasi ke lokasi longsoran lubang yang terletak di Sukabumi, Minggu (9/9/2018). Foto:rmoljabar

Tim Speleologi dan Caving Sukabumi (Spelcabumi) lakukan investigasi ke lokasi longsoran lubang yang terletak di Sukabumi, Minggu (9/9/2018). Foto:rmoljabar

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI –  Tim Speleologi dan Caving Sukabumi (Spelcabumi) lakukan investigasi ke lokasi longsoran lubang yang terletak di Jalan Cipetir, Kampung Legoknyenang RT 05 RW 02 Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/9/2018). Investigasi dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam Spelcabumi.


Anggota Spelcabumi Aged mengatakan, hasil investigasi awal, sawah tersebut bisa colapse akibat kikisan air. Apalagi atapnya merupakan tanah.

“Atap semuanya tanah. Sehingga terkikis air,” ujarnya kepada RMOLJabar, Minggu (9/9).

Selain itu, terdapat penghambatan  lubang ke luar. Sehingga terjadi turbulensi dari tengah sungai yang mengakibatkan hammer water.

“Maka terjadilah break down. Apalagi kata masyarakat, di sekitar itu ada aliran sungai yang dibuat pada masa penjajahan,” ucapnya.

Sebelumnya Polres Sukabumi Kota menutup lokasi lubang dengan diameter sekitar enam meter tersebut. Pasalnya area tersebut dinilai berbahaya.

“Kami lakukan pengamanan agar tak ada korban jiwa,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Menurutnya, pemberian garis polisi adalah upaya antisipasi, mencegah jatuhnya korban. Pasalnya, tak sedikit warga yang penasaran berdatangan ke lokasi lubang tersebut.

“Berdasarkan citra satelit Badan Geologi, memang tanah yang amblas ini berada di atas aliran air. Di bawah sini ada sungai, sehingga cukup membahayakan. Karena itu, kami beserta pemerintah daerah berupaya untuk menuntaskan segera agar tidak sampai ada korban jiwa,” pungkasnya.

(ald/rmmoljabar/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Teja Paku Alam Kiper Modern

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam sudah mulai mendapatkan tempat di posisi penjaga gawang Maung Bandung. …

Warga Siap Tanam Pohon Keras

POJOKBANDUNG.com, KERTASARI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkejut, usai mengetahui di kawasan sekitar hulu Sungai Citarum hanya ditanami …

Belasan Remaja Diamankan

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH – Karena membawa senjata tajam, sejumlah remaja diamankan oleh anggota kepolisian Polsek Baleendah. Kapolsek Baleendah, Kompol Supriyono , …

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Turun

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dari 3,1 persen menjadi 3 persen. Meski …

Siap Maksimal di Kejuaraan Taekwondo Jabar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pada perhelatan Kejuaraan Tekwondo tingkat Provinsi Jawa Barat ITN Open IV, Kabupaten Subang turunkan 32 atlet. Kejuaraan …

Bencana Terus Datangi Kabupaten Subang

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (8/9/2019) dini hari, membuat sejumlah jalan dan pemukiman warga di wilayah …

Harga Eceran Bawang Putih Masih Mahal

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Harga bawang putih berangsur turun. Itu terjadi di sejumlah  Pasar tradisional Kota Cimahi. Pedagang di tingkat eceran …

Launching Tim Persib Tanggal 25

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung akan segera memperkenalkan skuat yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020 dalam balutan acara launching …
penggugat

Advokat Harus Bekerja Sesuai Kode Etik

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Umum Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari), Teguh Samudra mengingatkan anggotanya bekerja sesuai dengan kode etik. Jika …