FAGI Kota Bandung Tuntut Ridwan Kamil Benahi Sistem Pendidikan

Forum Aksi Guru Independen (FAGI) Kota Bandung meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum segera

Forum Aksi Guru Independen (FAGI) Kota Bandung meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum segera

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Forum Aksi Guru Independen (FAGI) Kota Bandung meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum segera membenahi sistem pendidikan. Hal itu dinilai penting lantaran banyak masalah yang muncul akibat regulasi yang tumpang tindih.

Ketua FAGI Kota Bandung, Iwan Hermawan mengatakan, beberapa pekerjaan rumah untuk Gubernur Jabar terpilih yang berkaitan dengan pendidikan, diantaranya belum menuntaskan regulasi berkaitan dengan pendidikan sebagai turunan dari peraturan pendidikan (Perda) Jabar.

Misalnya, kata Iwan, Pemprov Jabar harus segera membuat aturan tentang pungutan dana kemasyarakatan. Hal itu mengingat masih berlakunya iuraan untuk peserta didik baru dan iuran bulanan.

“Pungutan itu belum ada regulasinya, jadi perlu ada aturan yang mengatur. Dananya buat apa saja, harus ada kejelasan,” ujar Iwan, Sabtu (8/9/2018).

Selain turunan Perda tersebut, menurut Iwan, harus juga membuat Pergub tentang pola rekrutmen guru dan kepala sekolah terkait berapa tahun harus diganti dan kapan harus berhenti.

“Selama ini belum ada aturan utamanya, padahal pemerintah pusat sudah mengatur di Permendikbud,” ungkap Iwan.

Lanjut Iwan, harus adanya juga reformasi birokrasi di lingkungan Dinas pendidikan Jabar setidaknya Eselon dua dan tiga Disdik Jabar harus berlatar belakang dari perguruan tinggi pendidikan. Tujuannya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendididkan.

“Di nasional saat ini lagi terjadi darurat guru. Karena saat orde baru pengangkatan guru dilakukan serentak, ada D3 atau guru impres, maka beberapa gurupun sekarang berenti secara serentak,”tuturnya.

Menurut pengamatan FAGI hampir 50 persen posisi guru di Jabar juga disi oleh non PNS, sehingga dikhawatirkan kondisi di Jabar akan kekurangan guru.

“Harusnya ada sertifikasi dan di SK-kan Gubernur, jadi guru honor tetap di daerah, kemudian bisa diajukan melalui APBN dan untuk memberikan tunjangan,”pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

L300 Memang Andalan Pengusaha

Animo pengusaha memakai L300 sebagai kendaraan operasional terbukti tetap tinggi.Hal tersebut terbukti pada acara Gebyar Wirausaha Mitsubishi

Universitas Islam Bandung Lantik 1.359 Lulusan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan prosesi wisuda untuk 1.359 sarjana, magister dan doktor. Pelantikan Gelombang 2 Tahun …
pandu

Subang, Kuasai Dunia dengan Pandu Digital

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Kementerian Komunikasi dan Informasi mengelar Seminar Nasional dan Lokakarya Pembentukan Pandu Digital Kabupaten Subang, bertempat di Aula Pemkab …
dinkes

Dinkes Bandung Utamakan Kualitas Puskesmas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas Puskesmas. “Untuk kondisi sekarang, yang penting bagi …
kua

Penandatanganan KUA-PPAS Percepat Pembangunan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama DPRD Jabar, menandatangani Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) …
rahmat

Berkas Kasus Rahmat Baiquni Masih Diproses

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat belum melimpahkan berkas Rahmat Baiquni, tersangka penyebar kabar bohong atau hoaks, petugas …
spn

SPN 2019 Beri Pengalaman untuk Anak Dayak

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG -27 siswa asal Kalimantan Timur mendapat kesempatan mengenal Provinsi Jawa Barat lebih dekat. Para siswa diberi beragam pengalaman …
sukabumi

Pick-Up Colt L300 Dominasi Sukabumi

POJOKBANDUNG.com, PT SRIKANDI Diamond Cemerlang Motors dealer Mitsubishi Wilayah Sukabumi, didukung PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Distributor …