Tak Dapat Ganti Rugi, Pedagang Pasar Gedebage Malah Dimintai Biaya Perbaikan

(Foto : Rmol )

(Foto : Rmol )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa seperti itulah yang kini sedang dialami para pedagang pasar induk Gedebage, Kota Bandung, pasca diluluh lantakkan oleh amukan si jago merah.


Alih-alih mendapatkan ganti rugi dari PT. Ginanjar selaku pengelola pasar, para pedagang pasar yang kiosnya terbakar justru diminta membayar biaya perbaikan Rp. 2,5 juta/meter oleh pihak pengelola.

Satu diantara pedagang yang merupakan Ketua kelompok pedagang pasar Gedebage, Abun Yamin (65) mengatakan, pihaknya merasa sangat dirugikan oleh PT. Ginanjar selaku pengelola.

“Saya kecewa yah, kita bukan di berikan ganti rugi malah dimintai uang, katanya untuk perbaikan, kios saya itu kan 4×3 berarti 12 meter dikalikan 2,5 juta,” ucapnya, Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

Selanjutnya, buntut dari kekecewaan para pedagang, Abun mengungkapkan pihaknya berharap pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berani mengambil kebijakan untuk membeli lahan yang dikelola PT. Ginanjar, dan dikelola oleh oleh Pemkot.

“Kami semua dari dulu berharap lahan ini dibeli aja sama Pemkot, kan kalau sama pemerintah mungkin tidak akan sekejam ini harganya juga,” pungkasnya.

Perlu diketahui, para pedagang yang kiosnya dilahap si jago merah, untuk sementara berdagang di depan kiosnya yang terbakar dengan mendirikan lapak yang dibuat dari kayu dengan menggunakan biaya pedagang itu sendiri.

(bon/rmol)

Loading...

loading...

Feeds