Lama Terbengkalai, Rumah Potong Hewan Cimahi Tidak Akan Difungsikan

Salah satu bangunan bersejarah yang tidak akan difungsikan oleh Pemerintah Kota Cimahi. (WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG)

Salah satu bangunan bersejarah yang tidak akan difungsikan oleh Pemerintah Kota Cimahi. (WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Setelah lama terbengkalai, akhirnya  pemerintah Kota Cimahi memastikan bahwa, bangunan bersejarah Rumah Potong Hewan (RPH) tidak akan difungsikan kembali. Alasannya, lokasi RPH yang berada di Jalan Sukimun, Kelurahan Baros Kota Cimahi itu, padat pemukiman. Sehingga, jika difungsikan pengolahan limbah bakal mempengaruhi lingkungan.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Tata Wikanta, memastikan Rumah Potong Hewan (RPH) yang bangunannya saat ini terbengkalai Tata menilai, pengaktifan kembali RPH seperti sediakala kemungkinan tidak akan terjadi.

“Untuk tetap menjadi RPH sepertinya tidak mungkin, karena sekarang lingkungannya padat penduduk, berbeda dengan puluhan tahun lalu. Pertimbangannya karena pengolahan limbahnya bisa mengganggu kesehatan warga sekitar,” ujar Tata.

Menurut dia, status pengelolaan RPH Kota Cimahi yang saat ini masih menjadi tanggung jawab Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM) menjadi kendala alihfungsi aset tersebut.

“Kita masih menunggu penyerahan aset karena pengelolaan masih dibawah PDJM. Untuk rencana memfungsikan kembali RPH, harus ada kajian dulu dan diubah dulu peraturan daerahnya,” katanya.

Menurut Tata, dinas terkait belum memiliki wewenang untuk mengatur dan bertanggungjawab terhadap aset tersebut sampai bisa dipastikan statusnya.

“Untuk RPH belum ditangani langsung dinas terkait. Nanti kita coba untuk dinas buat kajian, termasuk apakah mau ada perbaikan atau revitalisasi dibahas nanti oleh pimpinan,” ucapnya.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Tri Laksmihindiah, mengatakan jika sudah ada alih kelola RPH, selanjutnya tinggal diserahkan ke dinas teknis.

“Paling penting kita revisi dulu peraturan daerahnya, yang sekarang masih dalam proses di DPRD,” ujarnya.

Jika peraturan daerahnya sudah rampung, Pemkot Cimahi harus bersiap menerima penyerahan aset daerah yang semula dikelola PDJM.

Namun, hal tersebut menanti kepastian dari PDJM. Pasalnya, jajaran direksi PDJM sudah habis masa tugasnya sehingga saat ini statusnya tanpa pengelola.

“Kalau sudah beres, harus ada penyerahan dari PDJM. Sedangkan sekarang kepengurusan di PDJM belum ada, sementara ini statusnya masih off,” katanya.

Pihaknya menilai, pejabat berwenang di PDJM bisa diisi oleh caretaker yang bertanggungjawab secara sementara. “Kalau saat nanti pengembalian di PDJM pakai caretaker ya bisa saja, tapi belum ada dan harus dibentuk dulu. Sekarang masih fokus bahas perda di dewan,” tuturnya.

(cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …